Advertisement

Peternak di Sleman Dukung Rencana Pemerintah Beri Bantuan Dampak PMK

Anisatul Umah
Jum'at, 12 Agustus 2022 - 18:47 WIB
Jumali
Peternak di Sleman Dukung Rencana Pemerintah Beri Bantuan Dampak PMK Ilustrasi sapi - Pixabay

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN — Ketua Kelompok Peternak Taruna Mandiri, Ngemplak, Sleman Minto Hartono mendukung rencana pemerintah mengucurkan bantuan bagi peternak yang ternaknya mati akibat penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Itu bagus karena modal petani cuma pas-pasan," ucapnya kepada Harian Jogja, Jumat (12/8/2022).

Dia menjelaskan rata-rata harga ternak yang mati adalah Rp15 juta sampai dengan Rp25 juta per ekor. Sehingga jika mati lima ekor saja maka kerugian bisa mencapai ratusan juta rupiah.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

"Mati lima ekor sudah berapa juta, tapi harus ada visum dokter hewan yang valid," lanjutnya.

Peternak Domba Kambing di Sleman, Taufik Mawaddani mengatakan bantuan ini menjadi solusi bagi peternak. Karena hewan ternak seperti sapi menjadi salah satu harga berharga bagi peternak.

"Pada prinsipnya jika bantuan itu ada dan segera turun itu adalah solusi buat peternak," paparnya.

Ia menjelaskan, dalam menjalankan usaha ternak, tidak semua petani menggunakan modal dari kantong sendiri, ada juga yang meminjam modal ke bank. Diharapkan bantuan ini bisa diberikan sesegera mungkin untuk kembali menumbuhkan semangat beternak.

"Masih trauma PMK, masih mikir-mikir belinya darimana, jadi menurut saya satu hal yang bagus jika pemerintah menyegerakan untuk ganti rugi pada ternak yang mati karena PMK," jelasnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan dalam memberikan bantuan ini, pemerintah perlu benar-benar memilah peternak yang berhak. Jangan sampai diterima oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, ngaku-ngaku sapinya mati.

Advertisement

"Harus di skrining masyarakat tingkat paling bawah yang harus disegerakan untuk dapat bantuan. Ini rencana yang luar biasa," ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman, Suparmono mengatakan anggaran untuk bantuan itu berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp4 miliar.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Top 7 News Harianjogja.com Jumat, 7 Oktober 2022

News
| Jum'at, 07 Oktober 2022, 07:09 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement