Libur Panjang 1 Mei, Okupansi Hotel Jogja Diprediksi Naik
Libur panjang 1 Mei dorong kunjungan wisata Jogja naik hingga 25%. Okupansi hotel diprediksi tembus 80%.
Ilustrasi pemeriksaan ternak./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Sleman mulai menurun. Per 25 Juli 2022 jumlah kasus mencapai 5.592. Namun jumlah penambahan kasus tidak signifikan, yakni 17 kasus.
Plt Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan, Suparmono menyampaikan jumlah hewan ternak yang suspek sebanyak 5.566, sakit 4.019, sembuh 1.352, potong paksa 54, terkonfirmasi 26, dan mati 167.
BACA JUGA: JJLS Gunungkidul Mulai Dilirik Investor
Sementara kapanewon dengan ternak sakit akibat PMK paling banyak ada di Kapanewon Cangkringan sebanyak 1.072, Kapanewon Ngaglik 809, disusul Kapanewon Prambanan 453. "Vaksin tahap pertama dosis kesatu 3.100 dosis. Hari ini akan dilaksanakan vaksin tahap kedua dosis kesatu 800 dosis," ujarnya kepada Harian Jogja, Selasa (26/7/2022).
Meski jumlah kasus sudah mulai turun, menurutnya upaya pencegahan masih terus dilakukan.
Peternak domba kambing Sleman dari Merapi Farm, Taufik Mawaddani, mengatakan sekitar dua bulan lalu ternak di kandangnya terkena PMK. Gejala yang muncul yakni 16 ekor ternak mengalami demam tinggi, dua ekor keguguran, dan satu ekor anak kambing mati.
"Produksi susu turun dari 65 liter per hari jadi menjadi 25 liter," ucapnya.
Taufik menyebut saat ini kondisi ternak sudah normal semua. Namun, produksi susu tidak bisa pulih seperti semula. Terkait vaksin menurutnya belum bisa diberikan karena baru saja terkena PMK.
BACA JUGA: Ini Deretan Kota di Indonesia yang Jadi Favorit Turis Mancanegara, DIY Salah Satunya
Guna mencegah terjadinya kasus PMK lagi di kandang beberapa upaya pencegahan terus dilakukan. Di antaranya mengurangi jumlah kunjungan ke farm dan penyemprotan desinfektan secara rutin.
Selain itu, ada pemberian ekstra vitamin pada ternak melalui pakan, lalu melakukan karantina jika ada ternak yang sakit. "Menjaga kebersihan kandang agar bakteri tidak tumbuh," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Libur panjang 1 Mei dorong kunjungan wisata Jogja naik hingga 25%. Okupansi hotel diprediksi tembus 80%.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.