Cetak Banyak Gol di MLSC Jogja, Khayla Ingin Tembus Timnas Indonesia
Khayla Labiba Nasjmi mencetak 11 gol di MLSC Yogyakarta 2026. Pemain SDN Baturetno itu bermimpi mengikuti jejak pesepak bola putri ke Timnas.
Tim TRC BPBD Sleman bersama relawan membersihkan dan bantuan kepada warga korban terdampak bencana angin di di Pedukuhan Sumber Lor RT 6/29 Kalurahan Jogotirto, Kapanewon Berbah, Sleman, Minggu (14/8/2022)./st
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebuah rumah semi permanen di Pedukuhan Sumber Lor RT 6/29 Kalurahan Jogotirto, Kapanewon Berbah, Sleman roboh akibat hujan deras disertai angin yang terjadi pada Minggu (14/8). Seorang anak dilaporkan tertimpa reruntuhan.
Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Makwan, mengatakan kejadian robohnya rumah semi permanen tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah kejadian Tim Reaksi Cepat BPBD Sleman langsung melakukan penanganan rumah yang roboh tersebut.
Rumah yang berdiri di atas tanah milik Santoso, warga Tegaltirto disewa oleh keluarga Jatin. Untuk sementara, kata Makwan, keluarga Jatin mengungsi di rumah Santoso. "Saat itu terjadi hujan deras disertai angin kencang. Rumah semi permanen yang roboh berukuran 4x7 meter," katanya, Senin (15/8).
Akibatnya, material atap rumah yang roboh menimpa seorang anak, Inayah, 14 yang sedang tiduran di dalam rumah. Meski material rumah menimpa anak kelas I SMP itu, namun Makwan memastikan kondisi anak tersebut tidak ada masalah. "Siswi tersebut hanya terjepit reruntuhan, tidak ada luka. Atap rumah yang roboh menggunakan bambubdan seng," terang Makwan.
BACA JUGA: Jogja Dilanda Hujan di Tengah Kemarau, Ini Penjelasan BMKG
Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Jogja, Warjono, mengatakan musim kemarau di wilayah DIY saat ini tidak jauh berbeda dengan musim-musim kemarau sebelumnya. Meskipun sudah memasuki puncak musim kemarau tetapi bukan berarti tidak ada hujan pada saat kemarau.
"Namun untuk hari hujan dan intensitasnya berbeda dengan musim penghujan, wilayah Indonesia yang dikelilingi oleh lautan dan dengan topografi bukit/pengunungan sedikit banyak mempengaruhi atmosfer lokal," katanya saat dihubungi Harian Jogja.
Jojo, demikian pria ini akrab disapa, menjelaskan fenomena-fenomena atmosfer yang lebih luas memengaruhi terhadap kondisi cuaca di wilayah Indonesia khususnya DIY. Seperti La-Nina yang menurutnya masih di posisi lemah. Selain itu ad gelombang Rossby dan fenomena lainnya yang memengaruhi cuaca di DIY.
BACA JUGA: 17 Agustus, Masuk ke Wisata Kaliurang dan Kaliadem Gratis!
Beberapa hari ini wilayah DIY diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Jika dilihat dari dinamika atmofer dua hari terakhir, lanjut Jojo, hal itu akibat dari pengaruh konvergensi (daerah pertemuan angin) di perairan selatan Jawa.
"Adanya anomali suhu muka laut yang menghangat, menyebabkan uap air di sekitar pulau Jawa bertambah dan diprakirakan untuk hari ini dan esok masih berpotensi hujan di wilayah DIY terutama DIY bagian utara seperti Kulon Progo bagian utara, Sleman, Kota Jogja dan Gunungkidul bagian utara," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Khayla Labiba Nasjmi mencetak 11 gol di MLSC Yogyakarta 2026. Pemain SDN Baturetno itu bermimpi mengikuti jejak pesepak bola putri ke Timnas.
Thomas Tuchel mengungkap kondisi pemain Man City di Timnas Inggris setelah klub dinyatakan bersalah melanggar aturan finansial Premier League.
Hasil Kualifikasi MotoGP Jepang 2026, Jorge Martin merebut pole setelah mengalahkan Marc Marquez di Q2 MotoGP Motegi.
Ancaman seluler makin tertarget di Asia Pasifik. Kaspersky mencatat 15.163 deteksi di Indonesia pada Q1 2026.
Head to head Indonesia vs Thailand jelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda terakhir menang pada 2016 dan tanpa kemenangan dalam 6 laga berikutnya.
Pemerintah membuka registrasi Perlinsos Digital untuk memutakhirkan data calon penerima bansos yang akan digunakan dalam penyaluran bantuan pada 2027. Masyaraka