Advertisement
Pelaku Penganiyaan di Sekitar Asrama Papua Jogja Menyerahkan Diri
Kapolresta Jogja menunjukan foto dua pelaku yang menyerahkan diri, saat konferensi perss di Polresta Jogja pada Kamis (25/8/2022). - Harian Jogja/Triyo Handoko
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Dua pelaku penganiyaan yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di sekitar Asrama Mahasiswa Papua Jogja sudah menyerahkan diri ke Polda DIY pada Rabu (24/8/2022) malam. Keduanya terancam penjara 12 tahun.
Kapolresta Jogja AKBP Idham Mahdi menyebut penyerahan diri pelaku tersebut pada pukul 19.00 WIB. “Motif penganiyaan adalah masalah pribadi. Korban dan pelaku saling kenal,” katanya saat konferensi perss, Kamis (25/8/2022).
Advertisement
BACA JUGA: Penganiayaan di Sekitar Asrama Papua Makan Korban Jiwa, Sultan Angkat Bicara
Dua tersangka tersebut, ditahan di Rutan Mapolda DIY. “Keduanya mengakui melakukan penganiyaan berujung kematian tersebut,” ujarnya.
Pelaku pertama adalah HK, 36, sedangkan pelaku kedua adalah YK, 27. “Korban penganiyaan ini hanya satu orang saja yaitu yang meninggal dunia itu,” jelas Idham.
Idham menjelaskan kondisi Asrama Mahasiswa Papua kini juga sudah kondusif. “Sementara korban sudah dimakamkan di kampung halamannya di Papua,” jelasnya.
BACA JUGA: Penganiayaan Berujung Kematian di Sekitar Asrama Papua Jogja, Ini Kronologinya
Pelaku disangakaan dengan Pasal 357 (3) juncto 107 KUHP.
“Soal motif masih akan kami dalami lagi dalam penyidikan,” ujar Idham.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement








