Advertisement

Harga Telur di Kulonprogo Meroket, Rapelan BPNT dan Harga Pakan Diduga Jadi Biangnya

Catur Dwi Janati
Jum'at, 26 Agustus 2022 - 06:37 WIB
Arief Junianto
Harga Telur di Kulonprogo Meroket, Rapelan BPNT dan Harga Pakan Diduga Jadi Biangnya Suasana peternakan ayam petelur di Karangsari, Pengasih pada Selasa (23/8/2022) - Harian Jogja/Catur Dwi Janati

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO — Harga telur ayam tengah meroket di sejumlah wilayah, tak terkecuali di Kulonprogo. Dari perspektif peternakan, penyaluran BPNT yang dirapel dan harga pakan yang naik ditenggarai jadi biang kenaikan harga telur.

Analis Pasar Hasil Pertanian, Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, Sukamto menerangkan bila kenaikan harga telur ayam terjadi karena adanya kenaikan permintaan telur untuk program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT).

Saat ini terdapat penyaluran BPNT yang dobel yakni untuk periode Juni dan Juli yang disalurkan di bulan Agustus. Karena dirapel, jumlah permintaan telur ayam yang dibutuhkan pun makin banyak.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

"Dari peternak sudah mengusulkan ke Kemensos [Kementerian Sosial] agar penyaluran tidak dobel, tapi setiap bulan disalurkan. Tetapi mungkin ada kebijakan lain dari Kemensos," kata dia, Kamis (25/8/2022)

BACA JUGA: Pengin Nonton Parade Gamelan yang Keliling Desa di Kulonprogo, Catat Tanggal dan Rutenya

Selain penyaluran BPNT yang dobel, Sukamto menyebut bila saat ini populasi ayam belum pulih karena banyaknya ayam yang diafkir, terutama di bulan ramadhan dan lebaran. Peternak memilih mengafkirkan ayam lantaran harga pakan yang terus naik dari akhir 2020 sampai pertengahan 2022. Sementara pada rentang waktu tersebut penjualan telur tidak mencapai BEP.

"Untuk hari ini telur sudah mulai turun di tingkat peternak, dari kemarin kisaran 27.900-28.000. Hari ini menjadi 27.200-27.600," tambahnya.

Harga Pakan

Lebih lanjut Sukamto menerangkan bila harga telur tidak berpengaruh ke harga pakan. Namun harga pakan bisa memengaruhi harga telur.

Advertisement

"Populasi ayam belum pulih karena banyak yang diafkir, karena pakan mahal belum turun seperti harga saat 2020. Secara tidak langsung kenaikan harga pakan juga berpengaruh dan juga banyak faktor lain," tandasnya.

Salah satu peternak ayam petelur di Kulonprogo, Dimas Kurniawan menceritakan kenaikan harga telur sudah terjadi sejak sepekan yang lalu. Kendati mengaku diuntungkan dengan harga telur ayam yang tinggi, dia khawatir setelah kenaikan harga ini, harga telur ayam langsung anjlok.

"Antisipasinya kita sebisa mungkin menyalurkan telur tersebut. Misal di harga sekarang Rp28.000, ya kami langsung lepas saja, enggak menahan stok," terangnya.

Menurut Dimas, kenaikan harga telur nyaris terjadi di setiap ada pembagian bantuan sosial PKH. "Tapi enggak tahu kalau misal sudah PKH tersalurkan semua, harga bisa turun lagi kemungkinan," tukasnya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Hasil Investigasi: Ini Kesalahan Fatal Panpel Arema FC dalam Tragedi Kanjuruhan

News
| Selasa, 04 Oktober 2022, 17:37 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement