Advertisement

Warga Bantul Diminta Waspada, Pencurian Motor di Depan Rumah Marak

Ujang Hasanudin
Rabu, 31 Agustus 2022 - 20:47 WIB
Budi Cahyana
Warga Bantul Diminta Waspada, Pencurian Motor di Depan Rumah Marak Ilustrasi - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Kepolisian Resor Bantul meminta masyarakat lebih waspada saat menyimpan atau memarkir kendaraannya. Sebab dalam dua hari terakhir terjadi dua pencurian sepeda motor di Bumi Projotamansari.

Pencurian pertama di Jalan Bibis, Dusun Jetis, Desa Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Bantul pada 28 Agustus pagi lalu, sekitar pukul 07.30 WIB. Pemilik sepeda motor, Muhammad Zainullah, 20, memarkir kendaraannya di parkiran kontrakan pada 27 Agustus sekitar pukul 17.30 WIB.

BACA JUGA: Perampok Todongkan Pistol di Tamantirto Bantul, Gasak Uang dan Motor

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Korban sudah mengunci stang motor sebelum masuk ke dalam kontrakan. Kemudian rekan korban bernama Agus Priyadi mendengar suara motor yang dihidupkan di tempat parkir kontrakan. Dia bergegas keluar kontrakan dan melihat motor korban sudah dibawa pelaku.

“Saksi menemui korban dan bertanya siapa yang mengendarai sepeda motor milik korban. Namun korban tidak mengetahuinya,” kata Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widyana, saat diminta konfirmasi Rabu (31/8/2022).

Saksi dan korban kemudian berusaha mengejar pelaku yang membawa motor, tetapi mereka tidak berhasil menemukannya. Zainullah kehilangan sepeda motor Honda dengan nomor polisi BM 5114 MAN. Kasus tersebut sampai Rabu siang masih dalam penyelidikan Polsek Kasihan.

Sehari kemudian, pencurian motor juga terjadi di Dusun Jetis, Desa Panggunghawjo, Kecamatan Sewon. Pada 29 Agustus, sekitar pukul 20.30 WIB, Gunawan, 50, kehilangan sepda motor Honda Vario seharga Rp11 juta yang diparkir di teras rumahnya.

Menurut Jeffry, sekitar pukul 20.30 WIB korban memarkir sepeda motor di teras rumah dan mengunci setang. Kemudian kunci motor diletakkan di meja sebelah tempat tidur. Korban kemudian menyuruh anggota keluarganya, Siti Maskahan. untuk membelikan rokok di utara kampus Institut Seni Indonesia (ISI). Namun, motor sudah tidak ada di teras.

BACA JUGA: Minta Jangan Ada Kekerasan Fisik di Jogja, Sultan: Mbok Pun Penggalih

Advertisement

Jeffry mengatakan dua pencurian sepeda motor tersebut sampai saat ini masih dalam penyelidikan polisi. Polisi sudah melakukan pemeriksaan korban dan saksi serta melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Apakah peristiwa pencurian sepeda motor di dua lokasi itu pelakunya sama, ini masih kami lakukan penyelidikan,” kata Jeffry.

Ia meminta masyarakat lebih waspada saat memarkirkan kendaraannya. 

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Top 7 News Harianjogja.com Kamis, 29 September 2022

News
| Kamis, 29 September 2022, 07:27 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement