Mau Bebas Jelajah Jogja Bersama Keluarga? TRACtoGo Solusinya
TRACtoGo menawarkan layanan sewa mobil lepas kunci untuk liburan keluarga di Jogja yang lebih nyaman, privat, fleksibel, dan bebas menentukan rute perjalanan.
Acara malam Peduli Stunting di Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta, Minggu (4/9/2022)./Harian Jogja-Anisatul Umah
SLEMAN — Stunting masih menjadi masalah dewasa ini. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) berupaya menurunkan angka stunting melalui Gerakan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS).
Gerakan ini akan menyasar keluarga berdampak dan berisiko mengalami stunting. Keluarga yang menjadi sasaran gerakan ini akan memperoleh makanan olahan berprotein tinggi selama enam bulan.
Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo menyampaikan pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.
BACA JUGA: Pemimpin Baru IPNU dan IPPNU DIY Diharapkan Fokus Urus Pelajar di Lingkungan NU
Jika dibandingkan dengan sesama generasi di Asia Tenggara Intelligence Quotient (IQ) bangsa Indonesia paling rendah. "Jadi ada human capital indeks, yang diukur dari kualitas SDM-nya ini juga rendah. Urutan kita di 75-83 naik-turun dari 170 negara," ujarnya dalam acara Malam Peduli Stunting, Minggu (4/9/2022).
Setelah ditelusuri seluruh permasalahan ini berasal dari stunting. Dia menjelaskan ciri-ciri dari stunting adalah pendek, tetapi tidak semua tubuh pendek berarti stunting.
"Orang stunting juga kemampuan intelektualnya itu rendah dan orang stunting mudah sakit-sakitan saat usia 45 tahun sudah sakit-sakitan," jelasnya.
Kondisi ini membuat orang stunting menjadi tidak produktif. Menurutnya dua tahun lalu angkanya masih 27,7% dan dan saat ini sudah turun rata-rata nasional menjadi 24,4%.
"Jadi ya setiap 100 ada 24 yang agak berat. Sleman ini bagus sekali Ibu Bupati bisik-bisik angka Sleman sudah di bawah 7%, Bali juga di bawah 10%, dan DKI juga di bawah 14 persen. Jadi di bawah 14 persen ini DIY, DKI, dan Bali luar biasa," lanjutnya.
Bapak Asuh Anak Stunting, Brigjen TNI Puji Cahyono mengatakan mengajak masyarakat untuk saling bahu membahu menekan angka stunting. Dia akan mengerahkan semua prajurit agar ikut berperan mengentaskan stunting.
"Saya akan berusaha semaksimal mungkin tuntaskan stunting," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TRACtoGo menawarkan layanan sewa mobil lepas kunci untuk liburan keluarga di Jogja yang lebih nyaman, privat, fleksibel, dan bebas menentukan rute perjalanan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.
Kejurda Esports DIY 2026 diikuti 209 atlet dan menjadi ajang penjaringan bibit untuk Porda 2027 serta PON 2028.