PDAM Bantul Bidik 1.500 Pelanggan Baru, Tiga SPAM Masih Ditunggu
PDAM Bantul menargetkan 1.000-1.500 pelanggan baru pada 2026. Tiga proyek SPAM diusulkan untuk memperluas layanan air bersih.
Ilustrasi/Antara-Aswaddy Hamid
Harianjogja.com, JOGJA—Sedikitnya 343.121 warga DIY bakal menerima bantuan sosial (bansos) dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
PT Pos siap menyalurkan bansos dan saat ini tengah menunggu arahan dari Pemerintah Pusat berkaitan dengan verifikasi data dan skema penyaluran. Executive General Manager Kantor Cabang Utama Pos Jogja, Fahdian Hasibuan, mengatakan baru berkoordinasi dengan kabupaten dan kota di DIY untuk menentukan lokasi penyaluran bansos BBM. Titik penyaluran akan diperluas guna mempercepat proses penyelesaian bansos kepada masyarakat terdampak.
BACA JUGA: BBM Naik, Retribusi Wisata Pansela Tak Ikut Dinaikkan. Ini Alasan Pemkab...
"Tadi baru kamikoordinasikan untuk menentukan titik-titik bayar bansos di mana saja. Sampai sekarang perintah bayarnya belum turun," kata Fahdian, Senin (5/9/2022).
Dari 343.121 data penerima bansos BBM se-DIY, Gunungkidul menjadi penerima terbanyak dengan jumlah 95.799, kemudian Bantul 88.106 penerima, Sleman 87.348, Kulonprogo 48.799, dan Kota Jogja sebanyak 23.069 penerima. Menurut Fahdian, data itu masih berubah lantaran ada penerima yang diblokir akibat berbagai sebab.
"Kemungkinan pasti akan ada perubahan data penerima, meskipun jumlahnya sudah kita terima. Ini data bisa kurang atau bisa bertambah. Tapi besar kemungkinan akan bertambah," ujardia.
Fahdian mengatakan bansos BBM akan disalurkan berbarengan dengan penyaluran bantuan pangan non tunai (BPNT). PT Pos masih menunggu data valid berkaitan dengan warga yang hanya menerima bansos BBM atau bansos BBM sekaligus BPNT. "Kami belum tahu berapa yang menerima bansos BBM , yang menerima bansos BBM plus BPNT satu bulan atau bansos BBM plus BPNT tiga bulan. Ini masih dikoordinasikan terus datanya karena belum final," ungkapnya.
BACA JUGA: Viral Arthur Irawan Mengamuk dan Ajak Duel Fans Persik
Bansos dampak kenaikan harga BBM untuk warga Kota Jogja akan disalurkan di tiga kantor pos, tetapi ada kemungkinan bakal bertambah. Sementara di wilayah Sleman, bansos akan dikucurkan di kantor pos lantaran balai desa dinilai kurang representatif untuk mengadakan pembagian dengan jumlah warga yang cukup banyak.
"Penyaluran tetap di kantor pos, tapi kamijuga diskusikan apakah akan ditambah tempat penyalurannya supaya lebih dekat ke masyarakat," ucap dia.
Namun, secara umum PT Pos mengaku siap menyalurkan bansos BBM kepada masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDAM Bantul menargetkan 1.000-1.500 pelanggan baru pada 2026. Tiga proyek SPAM diusulkan untuk memperluas layanan air bersih.
Kota Tarakan masuk status waspada tsunami setelah gempa magnitudo 7,7 di Mindanao, Filipina. BMKG meminta warga menjauhi pantai dan tepian sungai.
DIY dan YAKKUM memperingati Hari Clubfoot Sedunia 2026 dengan memperluas layanan kaki pengkor, edukasi keluarga, dan wisuda metode Ponseti.
Pahami jenis tsunami, faktor yang memengaruhi ketinggian gelombang, serta langkah mitigasi untuk warga pesisir selatan Jogja.
Pemkab Gunungkidul optimistis Kampung Nelayan Merah Putih dibangun di Pantai Drini. Lahan 2 hektare disiapkan dengan potensi bantuan hingga Rp22 miliar.
Gempa susulan magnitudo 6,0 terjadi di Laut Sulawesi. Warga Gorontalo Utara mulai melakukan evakuasi mandiri di tengah peringatan dini tsunami.