Kemensos Libatkan 902 Taruna TNI dan Akpol untuk Sekolah Rakyat
Kemensos menerjunkan 902 taruna Akademi TNI dan Akpol mendampingi siswa Sekolah Rakyat saat MPLS untuk memperkuat karakter dan disiplin.
Sejumlah kader Partai Ummat DIY menggelar aksi di depan kantor partai tersebut tepatnya di Jalan Ngeksigondo, Kotagede, Kota Jogja, Selasa (6/9/2022). /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Partai besutan politikus Amien Rais menggelar aksi protes kenaikan bahan bakar minyak (BBM) melalui demonstrasi yang digelar di depan Kantor DPW Partai Ummat DIY, Jalan Ngeksigondo, Kotagede, Kota Jogja, Selasa (6/9/2022) sore. Para kader membentangkan spanduk menolak kenaikan BBM.
Selain para pengurus harian, aksi itu diikuti dari organisasi sayap terdiri atas Garda Ummat dan Permata Ummat dari kalangan emak-emak. Para kader secara bergantian menyampaikan aspirasi lewat orasi hingga puisi penolakan kenaikan harga BBM. Adapun sepanduk yang dibentangkan berbunyi Menolak Kenaikan BBM dengan Alasan Apapun. Dua spanduk serupa juga tampak dibentangkan di Jalan Ngeksigondo tepatnya depan bekas kantor DPW PAN DIY itu.
“Meminta kepada pemerintah khususnya Bapak Presiden Joko Widodo untuk mencabut keputusan atas kenaikan harga BBM tersebut,” kata Ketua DPW Partai Ummat DIY Dwi Kuswantoro, Selasa (6/9/2022).
Ia menilai keputusan pemerintah tidak memiliki kepedulian terhadap kondisi rakyat saat ini yang baru saja terpuruk ekonominya akibat pandemi Covid-19, utamanya para pelaku UMKM. Alasan pemerintah menaikkan harga BBM karena beban subsidi yang terus meningkat seiring dengan adanya krisis global, dinilai tidak relevan.
“Kalaupun pemerintah merasa keberatan atas anggaran subsidi untuk rakyat, hentikan saja proyek ambisius seperti pembangunan Ibu Kota Negara dan proyek infrastruktur lainnya yang tidak bersifat mendesak dibutuhkan,” katanya.
Di sisi lain, kata dia, pemberian bantuan berupa bantuan langsung tunai atas kenaikan BBM tidak sebanding dengan beban yang ditimbulkan yang berdampak kepada kenaikan bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat setiap harinya.
BACA JUGA: Antisipasi Dampak Kenaikan BBM, Pemkab Bantul Siapkan Refocusing Anggaran
Sekretaris DPW Partai Ummat DIY Iriawan Argo Widodo menyatakan jika pemerintah tidak mencabut kenaikan harga BBM, maka akan mengajak seluruh elemen masyarakat, ormas hingga parpol dan organisasi sipil untuk menyuarakan aspirasi lewat jalur konstitusional. Selain itu partainya memberikan dukungan terhadap pihak yang akan menggelar aksi turun ke jalan dalam skala besar.
“Prinsipnya kami mendukung komponen masyarakat yang melakukan aksi turun ke jalan, dari kader Partai Ummat melalui sayap partai juga siap untuk mengerahkan massa aksi. Untuk sementara saat ini kami menyampaikan aspirasi dengan spanduk dan orasi di depan kantor,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemensos menerjunkan 902 taruna Akademi TNI dan Akpol mendampingi siswa Sekolah Rakyat saat MPLS untuk memperkuat karakter dan disiplin.
DPC PKB Sleman periode 2026–2031 resmi dikukuhkan. Pengurus baru langsung menargetkan kemenangan Pemilu 2029 dan memperkuat konsolidasi partai.
Menhan sementara Iran menegaskan setiap ancaman dari musuh dianggap nyata. Teheran juga menyatakan siap mempertahankan kedaulatan dan keamanan nasional.
Bahlil Lahadalia menegaskan Golkar tetap mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran dan menargetkan kenaikan kursi legislatif pada pemilu mendatang.
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di perairan utara Sumenep menyisakan 40 penumpang di kapal. Sebanyak 218 orang selamat dan 4 meninggal dunia.
Vietnam mengaku siap menghadapi tekanan suporter Indonesia saat kedua tim bertemu pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari