Gunungkidul Siaga Kekeringan hingga Agustus, BPBD Siapkan 1.500 Tangki
BPBD Gunungkidul menetapkan siaga darurat kekeringan hingga 31 Agustus 2026. Sebanyak 1.500 tangki air disiapkan untuk mengantisipasi krisis air bersih.
Ilustrasi siswa SDN Tepus 2 belajar sendiri di balai dusun./Istimewa-warga Tepus\r\n
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Pendidikan (Disdik) Gunungkidul mengklaim seluruh siswa di SD Negeri Tepus 2 telah pindah ke sekolah lain setelah diberlakukannya keputusan penutupan sekolah sejak 1 September 2022 lalu. Meski demikian, para wali murid di sekolah tersebut masih meminta dibangunkan sekolah yang baru.
Kepala Disdik Gunungkidul, Nunuk Setyowati mengatakan regrouping SD Negeri Tepus 2 seharusnya terlaksana pada 11 Juli 2022 lalu. Namun, lantaran ada kebijakan peloanggaran dan baru mulai efektif per 1 September 2022. “Batas akhir dispensasi hingga 31 Agustus 2022. Sekarang para siswa sudah pindah ke sekolah lain,” kata Nunuk kepada wartawan, Rabu (7/9/2022).
Meski sudah pindah, dia tidak menampik ada wali murid yang meminta untuk dibangunkan gedung baru. Akan tetapi, Nunuk mengaku belum bisa mengakomodasi karena masih membutuhkan kajian terkait dengan gedung yang baru. “Dikaji dulu. Kalau memenuhi persyaratan, maka bisa dibangun lagi,” katanya.
BACA JUGA: Tak Hanya Dapat Bansos BBM, Warga Gunungkidul Juga Terima Bantuan Sembako Rp200.000
Gedung SD Negeri Tepus 2 dibongkar di 2021 lalu karena terdampak pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). Kesempatan ini dipergunakan oleh Disdik Gunungkidul untuk menutup dan menggabungkan siswa sekolah tersebut ke sekolah lain.
Sekretaris Disdik Gunungkidul, Winarno menambahkan, SD Negeri 2 Tepus sudah tidak ada dan dihapus dari data pokok pendidikan. Seluruh siswa berjumlah 37 anak juga telah pindah ke sekolah lain yang terdekat.
Menurut dia, sekolah yang dituju salah satunya di SD Negeri Sumberwungu 2. Kepindahan para siswa ini untuk memastikan agar tetap terdata di sistem data pokok pendidikan sehingga tetap mendapatkan berbagai layanan dan bantuan. “Agar tetap mendapatkan Bantuan Operasional Sekolah dan lainnya,” kata Winarno.
Terpisah, salah seorang wali murid, Joko mengaku terpaksa memindahkan ankanya ke sekolah lain. Hal ini dilakukan agar tidak dihapus dari data pokok pendidikan. “Sudah mulai per 1 September ini,” katanya.
Meski demkian, Joko bersama dengan wali murid lainnya masih berharap agar sekolah tetap kembali dibangun. Salah satu alasannya dikarenakanan jarak sekolah sekarang cukup jauh. “Harapannya dibangunkan gedung sekolah lagi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul menetapkan siaga darurat kekeringan hingga 31 Agustus 2026. Sebanyak 1.500 tangki air disiapkan untuk mengantisipasi krisis air bersih.
Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, hingga Luka Modric masuk daftar pemain tertua di Piala Dunia 2026. Berikut 20 pemain paling senior berdasarkan data FIFA.
Memasuki usia satu dekade, festival budaya kreatif Land of Leisures (LoL) YK 2026 kembali digelar dengan komitmen kuat terhadap pengembangan ekosistem lokal
Pernah bermimpi berbicara dengan orang asing? Simak 10 arti di balik mimpi tersebut dari sudut pandang psikologi. Apakah ini sinyal dari alam bawah sadar?
Video pasangan yang diduga melakukan aksi tidak senonoh di bianglala transparan saat Download Festival 2026 di Inggris viral dan kini diselidiki polisi.
Aki basah dan aki kering punya kelebihan serta kekurangan masing-masing. Simak perbedaan, usia pakai, dan tips memilih aki yang sesuai kebutuhan.