Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Ilustrasi/JIBI-Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, BANTUL—PT Pos Indonesia Cabang Bantul menyebut penerima bantuan langsung tunai (BLT) atau bantuan sosial (bansos) sebagai imbas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Bantul bertambah hampir 30.000.
Sebelumnya, data penerima bansos BBM yang tercatat adalah 31.729 keluarga penerima manfaat (KPM). Kini jumlahnya menjadi 60.669 KPM.
“Total di 12 kapanewon yang [disalurkan melalui] Kantor Pos Bantul 60.669 KPM,” kata Koordinator Satgas BLT BBM Kantor Pos Bantul, Anwar Harsono, Kamis (8/9/2022).
Dua hari sebelumnya, data penerima BLT BBM di Bantul masih di angka 31.729 KPM.
Anwar tidak mengetahui alasan penambahan data penerima BLT BBM tersebut karena data tersebut langsung dikirim dari Kementerian Sosial. PT Pos hanya sebagai penyalur.
Untuk pencairannya, kata Anwar direncanakan Jumat. Saat ini instansinya masih berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kalurahan karena pencairan kemungkinan dilakukan di masing-masing kantor kecamatan.
BACA JUGA: BBM Naik, Upah Buruh Jogja Diminta Naik Minimal 25%
PT Pos Indonesia Cabang Bantul hanya menyalurkan penerima di 12 kecamatan. Sementara, penerima yang berdomisili di lima kecamatan lainnya meliputi Sewon, Sedayu, Piyungan, Banguntapan, dan Kasihan, akan mendapatkan bansos BBM melalui Kantor Pos Cabang Kota Jogja.
BLT BBM sebesar Rp150.000 per bulan dan akan dicairkan langsung untuk dua bulan, yakni September dan Agustus sebesar Rp300.000. Anwar mengatakan data penerima BLT BBM sama dengan data penerima bantuan pangan non tunai (BPNT) yang nominalnya Rp200.000 per bulan. Penerima BLT BBM dan BPNT dapat langsung mencairkan sebesar Rp500.000 untuk BPNT dan BLT BBM.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.