PSS Sleman Incar 3 Poin Perdana Kontra PSM, Ini Kata Dion
PSS Sleman memburu tiga poin perdana saat menjamu PSM Makassar. Dominikus Dion mengungkap persiapan fisik, taktik, dan mental tim.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Bantuan sosial atau bantuan langsung tunai (BLT) kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BLT BBM) di Kulonprogo akan disalurkan dalam dua tahap dan dimulai pekan ini.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kulonprogo Yohanes Irianto mengatakan hingga saat ini ada 48.489 penerima BLT BBM di Kulonprogo. Jumlah ini lebih sedikit dari jumlah awal yakni sebanyak 48.787 sasaran. Terjadi pengurangan jumlah sasaran sebesar 298 penerima dari jumlah awal.
"Sampai hari ini 48.489 KPM. Sebelumnya 48.787 sehingga ada kemungkinan pengurangan atau penambahan," terangnya pada Kamis (8/9/2022).
Perubahan itu berasal dari Kementerian sosial. Bansos BBM akan disalurkan dalam dua tahap. Tahap pertama kepada 32.715 penerima dan tahap dua kepada 15.774 penerima.
"Kesepakatan mulai penyaluran di kantor pos kecamatan, pakai undangan. Untuk Panjatan, Sentolo, Temon dimulai hari Sabtu 10 September. Galur dimulai Selasa 13 September. Kapanewon yang lain dimulai Senin 12 September," terangnya.
Irianto menerangkan bansos BBM dengan sasaran lansia dan difabel akan disalurkan langsung ke rumah masing-masing muali Jumat, 9 September 2022, hari ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman memburu tiga poin perdana saat menjamu PSM Makassar. Dominikus Dion mengungkap persiapan fisik, taktik, dan mental tim.
Rupiah melemah 18 poin ke Rp17.918 per dolar AS pada Rabu (14/10/2026), tertekan kenaikan harga minyak dunia dan menanti data inflasi AS.
Polda Metro Jaya menaikkan kasus penganiayaan pengurus BEM UI Hafidz Hernanda ke penyidikan. Polisi memeriksa tujuh saksi dan menelusuri 26 titik CCTV.
KPK mencatat pemulihan aset negara Rp603 miliar hingga triwulan III 2026, termasuk Rp106 miliar dari perkara korupsi pejabat ATR/BPN.
Kelurahan Sorosutan, Jogja, mengembangkan Gemati untuk mendampingi warga dengan gangguan jiwa. Dukungan keluarga menjadi tantangan pemulihan.
Jusuf Kalla mengkritik demokrasi liberal Indonesia saat kuliah di NIU, menyoroti popularitas, politik uang, dan kapasitas pemimpin publik.