Dukung Target E20, MSI Dorong Pengembangan Budi Daya Singkong di DIY
MSI mendorong pengembangan singkong di DIY untuk mendukung target bioetanol E20 pada 2028 dengan jaminan pasar dan harga bagi petani.
Foto ilustrasi. /Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, SLEMAN-Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sleman mengklaim belum menemukan kendala dalam pencarian Bantuan Sosial (Bansos) kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
"Sejauh ini penyaluran lancar, kami belum dapat laporan terkait kendala di lapangan," ujar Sub Koordinator Pemberdayaan Sosial Dinsos Sleman, Feri Istanto kepada Harian Jogja, Sabtu (10/9/2022).
Kendala yang muncul biasanya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tidak sesuai di By Name By Address (BNBA), meninggal, sudah tidak bisa menunjukkan KK lama, hingga sekeluarga sedang di luar kota atau pulau.
"Kalau kendala teknis biasanya kendala karena beberapa titik penyaluran kadang susah sinyal atau masalah sistem pembayaran PT Pos sedang gangguan," ucapnya.
Feri menjelaskan terkait data ganda ada tiga macam. Pertama ganda identik, misalnya si A dengan NIK 123 dengan si A NIK 124 adalah orang yang sama. Kedua, ganda satu keluarga, misalnya si A dan suaminya sama-sama masuk daftar penerima.
Baca juga: Waspada! Sleman Diprediksi Hujan Petir Sabtu Ini, Wilayah Lain?
"Untuk kedua jenis ganda ini setelah pemadanan Capil hampir tidak ada. Kecuali misalnya si A dan suaminya belum satu KK. Itu memungkinkan ganda, satu keluarga belum gabung dalam satu dokumen KK," jelasnya.
Jenis data ganda yang terakhir yakni ganda Bansos lain. Menurutnya saat ini masih terdapat bantuan BLT Dana Desa (DD). "Aturan BLT DD setahu saya tidak membolehkan penerimanya menerima bansos lain yang sejenis," lanjutnya.
Lalu untuk data yang sudah meninggal setiap selesai penyaluran akan Dinsos update dan dilaporkan ke Kemensos melalui sistem. Pembaruan data dilakukan bersama dengan pihak kalurahan.
"Pihak kalurahan setiap tahun menyelenggarakan musyawarah kalurahan untuk data kemiskinan. Bahkan dimulai dengan musyawarah padukuhan," paparnya.
Hal senada disampaikan oleh Executive Grand Manager Kantor Cabang Utama (EGM KCU) Kantor Pos Yogyakarta 55000, Fahdian Yunardi. Proses pencairan masih akan berlangsung sampai dua minggu kedepan.
"Alhamdulillah tidak ada, [pencairan] dua minggu kedepan [jadwal utama] yang ketinggalan masih bisa ambil," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MSI mendorong pengembangan singkong di DIY untuk mendukung target bioetanol E20 pada 2028 dengan jaminan pasar dan harga bagi petani.
Harga emas Pegadaian hari ini, 14 September 2026, untuk Antam, UBS, dan Galeri 24 lengkap dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Gempa M5,2 mengguncang tenggara Kabupaten Malang, Senin pagi. BMKG menyebut gempa berkedalaman 10 km dan tak berpotensi tsunami.
Jorge Martin gagal menang di MotoGP San Marino 2026 karena arm pump. Ia finis kelima dan pertimbangkan operasi setelah GP Austria.
Pro Ref mengakui VAR salah mengesahkan gol Haaland dalam kemenangan Man City atas MU 1-0 di Old Trafford.
Studi ungkap mobil listrik lebih rentan picu mabuk perjalanan. Simak penyebab dari pengereman regeneratif hingga layar besar dan cara mengatasinya.