Advertisement

Kemenparekraf Ingatkan soal Peningkatan Kompetensi SDM Desa Wisata

Galih Eko Kurniawan
Selasa, 13 September 2022 - 18:27 WIB
Galih Eko Kurniawan
Kemenparekraf Ingatkan soal Peningkatan Kompetensi SDM Desa Wisata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (bawah, kanan) dalam pembukaan pelatihan peningkatan SDM Desa Wisata. - Harian Jogja - Ist

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Melalui serangkaian pelatihan yang digelar pada 12-18 September 2022, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengingatkan kembali soal pentingnya peningkatan sumber daya manusia di desa wisata kawasan Borobudur-Jogja-Prambanan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menuturkan peran desa wisata cukup penting dalam memperkuat ketahanan sosial, ekonomi dan budaya guna membangun masyarakat sejahtera dan mandiri.

Upaya pengembangan dapat dilakukan melalui konsep 3C, yakni commitment (komitmen), competence (kompetensi) dan champion (juara) untuk menjadikan desa wisata berkualitas dan berkelanjutan.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

“Kompetensi bisa didapat dengan menghadiri pelatihan seperti ini. Menaikkan kompetensi harus rajin bersilaturahim dan mengikuti kegiatan yang bermanfaat,” papar Menteri Sandiaga dalam rilis kepada Harian Jogja, Selasa (13/9/2022).

Peningkatan kompetensi dan kapasitas pelaku pariwisata di desa wisata merupakan salah satu tujuan dilaksanakannya pelatihan, yang merupakan tahap lanjutan setelah kegiatan sosialiasai dari rangkaian Program Kampanye Sadar Wisata 5.0

Saat pembukaan pelatihan di kawasan destinasi pariwisata sebelumnya, Pelaksana tugas Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf, Frans Teguh, mengatakan pelatihan merupakan momentum tepat untuk pengembangan diri, terutama dalam meningkatkan keahlian, memperkuat inovasi produk wisata dan peningkatan kapasitas bidang pariwisata maupun ekonomi kreatif.

Produk Wisata

Pada acara pelatihan untuk Kawasan BYP tahap pertama kali ini, Direktur Pengembangan SDM Pariwisata Kemenparekraf/Baparekraf, Florida Pardosi, menjelaskan para peserta terpilih dari desa wisata akan mendapatkan tiga paket pelatihan.

Seluruh peserta akan mendalami materi Paket A mengenai Pengembangan dan Inovasi Produk Wisata, serta Paket B yang bersifat tematik, meliputi materi paket wisata, homestay, kuliner, dan cendera mata sedangkan untuk pelatihan Paket C berupa materi kewirausahaan, akan diselenggarakan pada Oktober mendatang.

Pelatihan tahap pertama untuk Kawasan BYP melibatkan 150 orang pelaku pariwisata dari 10 desa wisata, yakni Desa Kadipaten dan Patehan, Desa Rejowinangun dan Purbayan, Desa Kauman dan Sayidan, Desa Warungboto dan Pakualaman (Gunungketur) serta Desa Sosromenduran dan Cokrodiningratan.

Advertisement

Secara keseluruhan, kegiatan pelatihan ditujukan kepada perwakilan pelaku pariwisata dari 65 desa wisata pada 2022, di enam Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) yakni Danau Toba, Borobudur–Jogja-Prambanan, Mandalika, Labuan Bajo, Bromo-Tengger-Semeru, dan Wakatobi.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Top 7 News Harianjogja.com Kamis, 29 September 2022

News
| Kamis, 29 September 2022, 07:27 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement