KAI Daop 6 Tutup Pelintasan Liar Sentolo-Rewulu demi Keselamatan
KAI Daop 6 Yogyakarta menutup pelintasan tak terjaga di Petak Sentolo-Rewulu. Total 10 perlintasan liar telah ditutup sepanjang 2026.
Salah satu pedagang di Pasar Sleman Unit 1 menjajakan dagangannya, Kamis (15/9/2022)./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, SLEMAN — Harga pangan di Kabupaten Sleman saat ini terpantau masih tinggi untuk komoditas cabai dan telur turun.
Salah satu pedagang Pasar Sleman Unit 1 Parinem, 66, mengatakan semua harga cabai naik rata-rata Rp5.000 per kilogram (kg). Harga cabai keriting merah Rp60.000 per kg, cabai keriting hijau Rp35.000 per kg, cabai rawit Rp50.000 per kg, dan cabai hijau kecil Rp55.000 per kg.
"Semua cabai naik harganya, rata-rata kenaikannya Rp5.000 per kg," ucapnya ditemui di pasar, Kamis (15/9/2022).
Berdasarkan keterangan dari tempatnya kulakan tingginya harga cabai karena penyakit pada tanaman. Tingginya harga cabai ini menurutnya membuat daya beli masyarakat menjadi turun. "Kata tempat saya kulak karena penyakit. Saya kulakan ke Muntilan tiga hari sekali," paparnya.
BACA JUGA: Jumat-Sabtu TPA Piyungan Tutup, Warga Sleman Diminta Tahan Buang Sampah
Selain cabai bawang merah dan bawang putih jumah masih mahal. Saat ini bawang merah dijual Rp30.000 per kg dan bawang putih Rp26.000-28.000 per kg. "Sayur yang naik sawi, naik Rp2.000 yang lain sama aja. Telur turun Rp26.000 dari Rp28.000-Rp29.000 per kg," ungkapnya.
Kepala Bidang Usaha Perdagangan Disperindag Sleman Nia Astuti mengatakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) belum terlalu berdampak pada harga pangan. Sejauh ini masih terkendali. "Yang masih fluktuatif komoditas cabai. Kenaikan harga cabai bisa juga dipicu oleh cuaca," jelasnya.
Sementara untuk telur per 3 September 2022 sudah mengalami penurunan di angka Rp27.000. Setelah minggu-minggu sebelumnya di harga Rp30.000 per kg. "Terpantau masyarakat sedikit mengurangi jumlah belanja. BLT [Bantuan Langsung Tunai] membantu daya beli masyarakat," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta menutup pelintasan tak terjaga di Petak Sentolo-Rewulu. Total 10 perlintasan liar telah ditutup sepanjang 2026.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.
Tujuh tentara AS dilaporkan tewas dalam bentrokan di USS Abraham Lincoln. Insiden disebut dipicu stres akibat perang berkepanjangan.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.