Perantau Asal Jateng Persembahkan Gebyar Harmoni Budaya di Jakarta
Paguyuban Jawa Tengah menggelar acara Gebyar Harmoni Budaya yang digelar di Pelataran Blok M Hub, Jakarta Selatan, Jumat malam, 19 Juni 2026.
Peluncuran Kibar oleh Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, di tepi Kali Code, Gemawang, Kelurahan Sinduadi, Sleman, Selasa (20/9/2022)/Harian Jogja-Stefani Yulindriani
SLEMAN-Universitas Gadjah Mada (UGM) meluncurkan program Komunitas Belajar dan Berdaya (Kibar). Program pemberdayaan masyarakat di sekitar kampus itu diluncurkan oleh Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, di tepi Kali Code, Gemawang, Kelurahan Sinduadi, Sleman, Selasa (20/9/2022).
Dalam sambutannya, Ova menjelaskan Kibar diinisiasi dalam rangka membangun sinergi komunitas serta meningkatkan kepedulian kepada wilayah sekitar kawasan kampus.
Model pemberdayaan masyarakat ini dilakukan melalui aktivitas Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) berbasis aset dan potensi yang dimiliki masing-masing wilayah. “UGM identik dengan KKN, tapi KKN tidak identik dengan daerah di luar Jogja. Ini merupakan suatu upaya yang luar biasa untuk menjalin kebersamaan membangun wilayah sekitar UGM, sehingga universitas tidak lagi menjadi entitas terpisah tetapi menyatu untuk bersama-sama berjuang meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucap Ova.
Ova menjelaskan program ini didesain dengan skema berkelanjutan dan melibatkan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, yaitu pemerintah daerah, swasta, organisasi non-profit, dan komunitas. Fokus utama dari program ini adalah penguatan engagement antara komunitas akademik (kampus) dengan pemerintah desa dan kelurahan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar.
Pada kesempatan ini, Rektor memberikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah siap mendukung pelaksanaan program Kibar. Prinsip saling belajar, inklusifitas, dan penghargaan terhadap kearifan lokal menjadi prinsip pelaksanaan program Kibar sehingga selain memberi dampak bagi masyarakat program ini juga menjadi sarana pembelajaran yang penting bagi mahasiswa UGM.
Pelaksanaan program sendiri akan dimulai pada akhir September di tiga kelurahan, yaitu Sinduadi, Caturtunggal, dan Condongcatur. Jangka waktu pelaksanaan program di tahap pertama aman berlangsung selama sekitar 5 bulan, diawali dengan pengembangan pangkalan data spasial, sosial, maupun sektoral sebagai basis perencanaan program pemberdayaan yang berkelanjutan di waktu mendatang.
Wakil Rektor UGM bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat dan Alumni, Arie Sujito menerangkan ada empat kegiatan yang menjadi pilar di dalam Program Kibar ini yaitu Perencanaan Penyusunan Pangkalan Data Spasial, Sosial dan Sektoral; Pelaksanaan Penyusunan Pangkalan Data; Pemberdayaan Masyarakat Wilayah Kawasan Bulaksumur dengan berbasis pada potensi dan permasalahan masyarakat; serta Kegiatan Sosial bagi Masyarakat Kawasan Bulaksumur.
Selain dengan program KKN-PPM, pelaksanaan program didukung dengan aktivitas kerelawanan mahasiswa dan berbagai aktivitas penelitian dan pengabdian oleh dosen dan mahasiswa. Program ini diharapkan akan melahirkan model pemberdayaan masyarakat yang dapat direplikasi ke daerah lain, yaitu model pemberdayaan melalui sinergi berbagai pihak untuk mempercepat proses akselerasi pengembangan kemandirian masyarakat.
“Tantangan pemberdayaan bukan semata soal sumber daya, tetapi seperti apa kemampuan mengelola sumber daya tersebut sehingga tujuan yang kita inginkan bisa terwujud,” kata Arie. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Paguyuban Jawa Tengah menggelar acara Gebyar Harmoni Budaya yang digelar di Pelataran Blok M Hub, Jakarta Selatan, Jumat malam, 19 Juni 2026.
Papua Pegunungan didorong jadi pelindung hutan tropis dunia dengan 80 persen hutan masih terjaga baik.
Wapres Gibran tanam kakao unggulan di Papua Barat untuk dorong industri berkelanjutan dan ekonomi masyarakat.
Pemerintah beri diskon transportasi hingga 100 persen saat libur sekolah 2026 untuk dorong mobilitas dan ekonomi.
Jerman menang dramatis 2-1 atas Pantai Gading dan memastikan lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
ARTJOG 2026 resmi dibuka di Jogja dengan tema lintas generasi dan hampir 200 pameran selama tiga bulan.