Susunan Pemain Garudayaksa vs PSS Sleman Malam Ini: Injai, Lucao, Dyar Starter
PSS Sleman melakukan sejumlah perubahan saat menghadapi Garudayaksa FC. Frederic Injai, Lucao, dan Muhammad Isfandyar masuk starting XI.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO-- Polres Kulonprogo menangkap salah satu terduga pelaku pencurian belasan unit telepon genggam (handphone) yang terekam CCTV di salah satu konter handphone di Salamrejo, Sentolo. Salah satu pelaku berhasil dibekuk saat hendak melakukan COD barang hasil curiannya, sementara satu pelaku lainnya berhasil kabur dan kini menjadi buron.
Kapolres Kulonprogo, AKBP Muharomah Fajarini menerangkan dari hasil pemeriksaan kedua pelaku yakni B, 36 warga Madiun dan pelaku S, 23 warga Ngawi, Jawa Timur, mereka telah merencanakan aksi pencuriannya sebelum eksekusi. Keduanya sudah melakukan survei ke lokasi target pencurian sehari sebelum aksinya.
"Ada pembagian tugas, dimana tersangka inisial B bertugas berjaga-jaga di depan konter, sedangkan tersangka inisial S yang saat ini masih dalam pencarian bertugas masuk ke dalam konter. Mereka telah sepakat untuk memberikan tanda-tanda apabila ada orang lain yang mengetahui," terang Fajarini pada Rabu (21/9/2022).
Pada hari eksekusi, Rabu (14/9/2022) kedua pelaku datang ke TKP sekitar pukul 20.00 WIB. Mendapati konter masih buka keduanya lantas pergi ke tempat persembunyian yang berjarak sekitar 50 meter dari TKP. Barulah satu jam kemudian mereka kembali lagi menuju konter tersebut untuk melakukan aksinya.
"Pelaku menuju ke konter HP tersebut dan memanjat melalui tower air yang ada di belakang konter. Selanjutnya [pelaku] naik ke atas genting dengan membuka beberapa genting. Dan [mereka] masuk melalui plafon yang dibuka dan masuk ke dalam konter," tandasnya.
Kanit Reskrim Polsek Sentolo, AKP Suparna menjelaskan penangkapan pelaku diawali dari adanya temuan penjualan ponsel secara online yang sesuai dengan ciri-ciri ponsel yang dicuri di konter Sentolo. Polisi pun menyamar sebagai pembeli yang berminat pada ponsel tersebut. Setelah mencapai kesepakatan, polisi yang menyamar sebegai pembeli tersebut melakukan janji pembelian dengan metode COD dengan pelaku.
BACA JUGA: Duh, Sepanjang Tahun Ini, 20 Orang di Gunungkidul Tewas Bunuh Diri
"Pada saat COD-lah kita melakukan penangkapan terhadap tersangka dan kita dapat temukan barang bukti satu buah HP pada saat penangkapan," terangnya
Satu pelaku berhasil ditangkap dalam operasi ini, sementara pelaku lainnya berhasil kabur. Saat ditangkap pelaku B tak menampik bila ponsel yang akan dijual kepada polisi menyamar tadi merupakan ponsel hasil curian di salah satu konter di Salamrejo, Sentolo. Polisi lalu bergegas menggeledah kontrakan pelaku di Dlaban, Sentolo. Hasilnya polisi mendapati ponsel-ponsel lain hasil curian sebanyak 10 unit di dalam kontrakan. Sejauh ini pelaku telah berhasil menjual dua unit ponsel hasil curian sebelumnya.
Atas perbuatannya, pelaku terancam dijerat dengan Pasal 363 Ayat (1) ke 4e dan pasal 363 Ayat (1) ke 5e KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun. Sejumlah arang seperti motor yang digunakan dalam aksinya dan 11 unit telepon seluler kini diamankan sebagai barang bukti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman melakukan sejumlah perubahan saat menghadapi Garudayaksa FC. Frederic Injai, Lucao, dan Muhammad Isfandyar masuk starting XI.
Jumlah penumpang kereta api Daop 6 Yogyakarta mencapai 1,17 juta pada Oktober 2026, naik 12,9% dibandingkan tahun lalu.
Kenali lima tanda WhatsApp berpotensi diakses orang lain, mulai dari perangkat asing hingga pesan mencurigakan. Simak cara mengecek dan mengamankannya.
DWS meminta Polri mengusut tuntas dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo yang menyeret mantan Kapolri Listyo Sigit.
Calvin Verdonk tampil impresif saat Lille ditahan Bodo/Glimt 0-0. Bek Timnas Indonesia itu meraih Man of the Match dan rating tinggi.
Enam skandal penyadapan ilegal pernah mengguncang dunia, mulai dari Watergate, Angela Merkel, Pegasus, hingga kasus News of the World.