Keracunan MBG di Jetis, Dinkes Bantul Temukan Bakteri Bacillus sp dalam Galantin
Dinkes Bantul menemukan bakteri Bacillus sp pada menu bistik galantin dalam kasus keracunan MBG di Jetis yang menimpa 53 orang.
Tim penilai Lembaga Konservasi (LK) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) saat berkunjung ke GL Zoo, Sabtu (24/9/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA — Tim penilai Lembaga Konservasi (LK) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mendorong Gembira Loka (GL) Zoo menuju kebun binatang bertaraf internasional.
GL Zoo dinilai punya potensi yang kuat jika dikelola dengan manajemen yang lebih optimal lantaran punya potensi satwa dan tumbuhan yang baik untuk menuju taraf internasional.
Feri Suprapto, salah seorang anggota tim penilai LK di GL Zoo Jogja, Sabtu (24/9/2022) malam mengatakan, dengan potensi yang ada, GL Zoo dinilai mampu menjadi kebun binatang yang bisa menjadi rujukan turis mancanegara.
BACA JUGA: PLN Sukses Hadirkan Listrik Tanpa Kedip Untuk Gelaran Indonesia International Series 2022
Apalagi, Jogja memang dikenal sebagai Kota Wisata yang kerap dikunjungi berbagai wisatawan lokal maupun luar negeri. Oleh karena itu perlu adanya peningkatan dalam hal pengelolaan GL Zoo.
"Saya melihat daya tarik wisata tumbuhan maupun satwa. Potensi ini ada di GL Zoo. Brand-nya perlu diangkat, kesejahteraan satwa dan kunjungan wisatanya perlu ditingkatkan. Tidak hanya menyasar pengunjung lokal, tetapi juga domestik dan internasional," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, tim penilai LK yang datang berkunjung ke GL Zoo beranggotakan 11 orang dan diketuai Prof. Ani Mardiastuti. Mereka sejak pagi keliling GL Zoo, sebagai salah satu LK yang siap diakreditasi. Sebelumnya, tim ini terjun menilai dua LK di Bali.
Badi'ah, tim penilai lainnya meyakinkan tim penilai LK ini bekerja teliti dan cermat dalam menilai sebuah LK. "Mereka bekerja dengan jujur dan berproyeksi kebaikan," tuturnya.
Sementara Dirut GL Zoo, KMT A.Tirtodiprojo tak lupa menyampaikan terima kasih atas saran dan partisipasi tim penilai. Mereka sudah jerih payah di GL Zoo sejak pagi dan menyusun rekomendasi hingga malam hari.
"Kami harap dengan kedatangan tim LK, GL Zoo bisa semakin meningkatkan kinerja dan kualitas ke depannya," ujar Joko Tirtono, sapaan akrabnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Bantul menemukan bakteri Bacillus sp pada menu bistik galantin dalam kasus keracunan MBG di Jetis yang menimpa 53 orang.
25 merek beras fortifikasi ditarik dan izinnya dicabut. Mendag Budi Santoso memastikan stok beras di ritel tetap aman.
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Kopaska dan Dislambair TNI AL menemukan bukti di lokasi karam KM Virgo Transport 8 untuk mendukung investigasi KNKT.
Dasco menyebut ketum parpol belum menentukan parliamentary threshold dalam RUU Pemilu. Gerindra sebelumnya menyatakan setuju PT 5%.
SMAN 1 Sentolo menjelaskan penanganan dugaan pelecehan oleh oknum satpam dan memastikan petugas tersebut dinonaktifkan mulai 17 September.