Advertisement

Penataan Pejabat Gunungkidul Tak Efektif, Dewan: Jangan cuma asal Bapak Senang

David Kurniawan
Minggu, 25 September 2022 - 17:37 WIB
Arief Junianto
Penataan Pejabat Gunungkidul Tak Efektif, Dewan: Jangan cuma asal Bapak Senang Ilustrasi pelantikan pejabat di lingkup Pemkab Gunungkidul./Harian Jogja - David Kurniawan

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Penataan pejabat yang dilakukan Bupati Gunungkidul, Sunaryanta dinilai belum efektif dan terlalu cepat.

Penempatan pejabat itu dinilai masih banyak yang belum sesuai dengan kemampuan masing-masing pegawai.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Suharno mengatakan, penataan pejabat dinilai terlalu sering sehingga optimalisasi kinerja belum dapat diwujudkan. Hal ini pun berpengaruh terhadap psikologi pegawai karena terlalu sering dipindah.

“Saya pun bingung bagaimana cara menilai kinerja kalau terus dipindah-pindah. Ini pun akan berpengaruh terhadap sistem penggajian yang dilakukan,” kata Suharno kepada wartawan, Minggu (25/9/2022).

BACA JUGA: Sanggar Lumbung Kawruh, Komunitas Tempat Berbagi Ilmu, Apa pun Itu

Menurut dia, permasalahan tidak hanya pada pelaksanaan penataan yang terlalu cepat. Meski begitu, sambung Suharno, juga ada masalah karena belum efektif yang sesuai dengan prinsip the right man on the right place.

Dia menilai proses masih memegang prinsip feodal dengan model asal bapak senang. Adapun partisipasi baperjakat dalam proses penataan belum dimaksimalkan. “Sudah banyak yang tahu ada eselon IV malah dipimpin oleh sesama eselon IV. Seharusnya ini tidak bisa dilakukan,” katanya.

Suharno menambahkan, penataan pejabat merupakan kewenangan bupati sepenuhnya. Meski demikian, ia berharap agar prosesnya dengan memanfaatkan tim Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

Advertisement

Menurut dia, keberadaan Baperjakat sangat penting karena mengetahui secara pasti tentang kemampuan keahlian dan komptensi kinerja yang dimiliki.

“Seharusnya bisa dioptimalkan peran baperjakat. Sebelum ditata, baperjakat melakukan kajian mulai dari kinerja hingga bidang keahlian yang dimiliki. Agar penempatan sesuai dengan kemampuan bidang yang dimiliki dan bukan asal-asalan saja,” katanya.

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta pada Sabtu (24/9/2022) melantik pejabat pimpinan tinggi pratama hasil lelang jabatan yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Advertisement

Untuk posisi Kepala Dinas Lingkungan Hidup, jabatan ini diserahkan kepada mantan Sekretaris Satpol PP Hary Sukmono; jabatan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan ditunjuk mantan Kepala Bidang Pembina Ketenagaan, Dinas Pendidikan Gunungkidul, Kisworo.

Adapun satu lowongan untuk Kepala Dinas Perindustrian Koperasi UKM dan Tenaga Kerja diserahkan kepada mantan Kepala Bidang Sumber Daya Air, DPUPRKP Gunungkidul Supartono.

Selain pelantikan pejabat eselon II, juga ada penataan pejabat yang melibatkan 63 pegawai dari eselon III dan IV.

Bupati Sunaryanta mengucapkan selamat dan meminta kepada para pejabat yang terpilih untuk segera beradaptasi di tempat baru sehingga dapat menunjang kinerja di masing-masing OPD.

Advertisement

“Harus segera beradaptasi di tempat kerja baru. Rotasi dan mutasi merupakan hal yang biasa untuk meningkatkan kinerja pelayanan yang ada,” katanya. 

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kemenkes Buka Lowongan 88.370 PPPK Tenaga Kesehatan

News
| Minggu, 27 November 2022, 03:37 WIB

Advertisement

alt

Unik! Hindari Bajak Laut, Rumah di Pulau Ini Dibangun di Bawah Batu Raksasa

Wisata
| Sabtu, 26 November 2022, 17:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement