Advertisement

UMKM Didorong Miliki Produk Penuhi Standar SNI

Sunartono
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 01:57 WIB
Arief Junianto
UMKM Didorong Miliki Produk Penuhi Standar SNI Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Kerja Sama, dan Layanan Informasi BSNZul Amri. - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Badan Standardisasi Nasional (BSN) mendorong pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk dapat menghasilkan produk memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI).

Pembinaan kepada pelaku UMKM terkait dengan penerapan SNI pun aktif dilakukan di berbagai daerah. BSN telah membina 1200 UMKM yang dijadikan sebagai percontohan penerapan SNI. Kemudian untuk percepatn, digulirkan program Bina UMK yang terintegrasi dengan layanan penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko melalui Online Single Submission (OSS) berbasis risiko.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

“Kami mendorong peningkatan ekonomi melalui peningkatan kualitas produk terutama UMKM dengan penerapan SNI,” kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Kerja Sama, dan Layanan Informasi BSN, Zul Amri dalam keterangan tertulis, Jumat (30/9/2022).

Dia menambahkan guna memberikan ruang baik produk UMKM ber-SNI sekaligus memberikan peluang masyarakat untuk mendaftar di proses SNI, digelar Indonesia Quality Expo (IQE) di daerah.  Kegiatan ini sebagai sarana mempromosikan produk unggulan ber-SNI terutama produk-produk dari UMKM. IQE juga diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan perekonomian nasional. Adapun pada tahun ini akan digelar di Solo Square Mall, Kota Surakarta pada 6-9 Oktober 2022 mendatang.

BACA JUGA: Rahasia Toyota Bisa Kuasai 31 Persen Pasar Indonesia

Produk unggulan sejumlah UMKM yang sudah meraih SNI akan tampil dalam pameran tersebut. Sehingga masyarakat dapat memanfaatkan IQE sebagai ajang bertukar informasi, edukasi, serta transaksi. “Selain itu, pameran ini sebagai wahana mempertemukan pemangku kepentingan untuk bertukar informasi dan bertransaksi serta berkonsultasi SNI,” katanya.

Zul mengatakan pameran offline secara langsung setelah pandemi memiliki arti dan pesan strategis sebagai sarana mempromosikan produk unggulan ber-SNI terutama produk Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di seluruh Indonesia. Selain kitu menjadi momentum kebangkitan perekonomian nasional.

Menurutnya masyarakat terutama pelaku UMKM dapar mengakses di pameran tersebut terkait informasi tentang standardisasi dan penilaian kesesuaian. Kemudian memperoleh pengalaman langsung menggunakan produk ber-SNI baik melalui pembelian langsung atau mengikuti permainan edukasi SNI. “Selain itu memiliki kesempatan berkonsultasi SNI di stand BSN tentang proses mendapatkan SNI,” ujarnya.

Advertisement

 

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Film Strangers with Memories Ajak Masyarakat Gunakan Transportasi Publik

News
| Rabu, 30 November 2022, 22:27 WIB

Advertisement

alt

Masangin Alkid, Tembus Dua Beringin Bakal Bernasib Mujur

Wisata
| Selasa, 29 November 2022, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement