Tujuh Kambing Mati Mendadak, 5 Warga Semanu Suspek Antraks
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Ilustrasi balapan motor/ Ist./ Astra Honda Racing Team
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pemkab berencana memberikan penghargaan bagi atlet berprestasi asal Gunungkidul. Penghargaaan ini akan diberikan pada rangkaian peringatan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2022.
Salah satu kandidat penerima penghargaan atlet berprestasi adalah pembalap remaja Veda Ega Pratama,13, asal Kalurahan Wareng, Gunungkidul. Sepanjang tahun ini, ia berhasil menjadi yang tercepat dalam seri Idematsu Asian Talent Cup (IATC) 2022 di Qatar dan Thailand.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Gunungkidul, Supriyanto mengatakan, akan memberikan penghargaan atlet berprestasi asal Bumi Handayani. Meski tidak menyebut nominal, ia mengaku sudah menyiapkan piagam dan uang pembinaan untuk para atlet.
“Kebetulan saya masih di Jakarta. Jadi, belum bisa mengungkapkan detail secara rinci anggaran yang disediakan. Yang jelas, kami sesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” kata Supri saat dihubungi Rabu (5/10/2022) sore.
Baca juga: Diminta Mundur, Iwan Bule Justru Minta Masyarakat Baca Regulasi
Menurut dia, penghargaan ini sebagai bentuk kepedulian atas prestasi yang diraih. Supri tidak menampik banyak atlet yang berprestasi di sepanjang 2022, mulai dari tingkat provinsi, nasional hingga internasional.
Ia mengatakan, salah satu atlet berprestasi adalah rider muda asal Wareng, Veda Ega Pratama yang berhasil tampil memukau dalam kejuaraan IATC 2022. “Veda masuk karna memang prestasinya sudah level internasional,” katanya.
Rencananya penghargaan atlet berprestasi diberikan pada rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda. “Kami jadwalkan akhir bulan ini sudah diberikan,” katanya.
Orang Tua Bangga
Ayah dari Veda Ega Pratama, Darmono mengaku bangga dengan prestasi Veda yang diraih di tahun ini. IATC 2022 ada enam seri. Hingga sekarang sudah empat seri dilalui dan Veda berhasil meraih podium pertama di race yang berlangsung di Qatar dan Thailand.
“Setiap seri ada dua race yang harus dilalui. Veda bisa menjadi yang tercepat sebanyak dua kali. Terakhir di seri Thailand yang baru saja selesai,” katanya.
Atas torehan ini, Veda mengumpulkan sebanyak 71 poin dan nangkring di urutan kelima. Adapun urutan pertama dipegang pembalap asal Malaysia, Hakim Danish dengan torehan 126 poin.
Kesempatan Veda merangsek ke tiga besar masih terbuka lebar karena hanya berjarak 18 poin dari pembalap Jepang Gun Mie. Untuk lomba masih ada dua seri, yakni Sirkuit Sepang, Malaysia dan Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Pengamat UGM Fahmy Radhi menilai Bahlil rangkap Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran.
Program Gentengisasi Prabowo dimulai dengan penyaluran 500.000 genteng UMKM Plered untuk meningkatkan kualitas hunian MBR.
Dmitry Medvedev menyebut serangan AS ke Iran menaikkan harga minyak dan membebani pembayar pajak AS.
Prabowo menunjuk Fadil Imran sebagai Wakil Kepala III BOPPJ untuk memperkuat penataan pesisir dan mitigasi risiko bencana Pantura Jawa.
Anggrek mikro di Batang Toru disebut menjadi penanda kondisi ekologis hutan yang tertekan kerusakan habitat dan perubahan iklim.