Advertisement

Irhas Effendi Kembali Terpilih sebagai Rektor UPN Veteran Yogyakarta

Lugas Subarkah
Rabu, 12 Oktober 2022 - 16:37 WIB
Budi Cahyana
Irhas Effendi Kembali Terpilih sebagai Rektor UPN Veteran Yogyakarta Rektor terpilih, Irhas Effendi (tengah berjas hijau), dalam konferensi pers pemilihan rektor UPN Veteran Yogyakarta, Rabu (12/10/2022). - Harian Jogja/Lugas Subarkah

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Setelah melalui sejumlah tahap seleksi, Irhas Effendi kembali terpilih menjadi Rektor UPN Veteran Yogyakarta periode 2022-20226. Ini menjadi periode kedua bagi Irhas Effendi memimpin kampus tersebut.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor UPN Veteran Yogyakarta periode 2022-2026, Joko Soesilo, menjelaskan dari empat kandidat yang didapat dari proses penjaringan, Senat menggelar voting untuk menyeleksi tiga kandidat. Ketiganya adalah Irhas Effendi, Awang Hendrianto, dan Barlian Dwinagara.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Tahap selanjutnya adalah pemilihan oleh Senat dan Kuasa Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi yang dihadiri Direktur Kelembagaan Ditjen Dikti, Lukman. “Dari Senat ada 30 orang dengan hak suara 65 persen, sedangkan dari kementerian memiliki hak suara 35 persen atau 16 suara,” ujarnya, Rabu (12/10/2022).

Dalam pemilihan, Irhas Effendi mendapatkan 36 suara, Barlian Dwinagara 10 suara, dan Awang Gendrianto nol suara. Sesuai dengan arahan kementerian, pemilihan rektor UPN Veteran Yogyakarta berjalan damai dan saling menghargai.

“Ini merupakan periode kedua bagi beliau, dan mudah-mudahan nanti pada waktu dilantik beliau bisa memilih wakil-wakil rektor yang bisa bekerja menghasilkan keinginan civitas academica UPN menjadi perguruan tinggi negeri yang unggul,” katanya.

Irhas Effendi, menuturkan setelah pemilihan rektor, ada sejumlah pekerjaan yang harus dilanjutkan. “Saya sebagai incumbent akan meneruskan apa yang telah diprogramkan oleh UPN Veteran Yogyakarta,” ungkapnya.

Beberapa hal yang perlu segera dikerjakan di antaranya penataan kelembagaan terkait implementasi badan layanan umum (BLU), sumber daya manusia (SDM) dari yayasan yang dipindahkan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi, tata kelola keuangan,dan lainnya.

BACA JUGA: DPRD Jogja Minta Jangan Ada Pemaksaan Soal Seragam Adat di Sekolah

Advertisement

“Semua perguruan tinggi diharapkan menjadi badan hukum, maksimal lima tahun. Tapi kemudian kami ditarget 2024-2025 harus sudah berproses. Ini tantangan yang cukup berat. Untuk mencapai itu juga perlu penataan kelembagaan lainnya menyertai badan hukum,” katanya.

Sistem informasi menjadi pilar penting bagi UPN Veteran Yogyakarta. UPN telah mencanangkan sistem informasi terintegrasi. “Seluruh bangunan kampus telah kami tata dengan masterplan yang dimulai tahun ini, dengan konsep smart building, smart learning, smart library, dan smart parking, yang semuanya menjadi bagian dari smart campus,” ujarnya.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Polisi Ogah Beberkan Hasil Gelar Perkara Kasus Tambang Ilegal, Ini Alasannya

News
| Sabtu, 03 Desember 2022, 19:07 WIB

Advertisement

alt

Rawat Ribuan Ikan di Sungai, Rumah Pria Ini Jadi Rujukan Wisata

Wisata
| Sabtu, 03 Desember 2022, 14:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement