Advertisement

Mobil Dinas Kepala DPUPRKP Gunungkidul Ditilang saat Operasi Zebra, Ini Penyebabnya...

David Kurniawan
Rabu, 12 Oktober 2022 - 16:47 WIB
Arief Junianto
Mobil Dinas Kepala DPUPRKP Gunungkidul Ditilang saat Operasi Zebra, Ini Penyebabnya... Ilustrasi mobil dinas. - JIBI/Solopos

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Jajaran Satlantas Polres Gunungkidul menemukan 1.140 pelanggaran selama Operasi Zebra Progo berlangsung. Salah satunya adalah kendaraan dinas milik Pemkab Gunungkidul.

Penindakan ini dilakukan karena mobil dinas ini terlihat memakai pelat nomor hitam. Padahal sesuai dengan kententuan seharusnya menggunakan pelat nomor warna merah.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Kasatlantas Polres Gunungkidul, A Purwanta mengatakan penindakan terhadap mobil dinas bernopol AB 26 D dilakukan pada Rabu (12/10/2022). Adapun kronologi penindakan bermula dari petugas yang melakukan patroli sehingga menghentikan kendaraan tersebut. “Langsung kami tilang karena tidak sesuai dengan standar karena terlihat gelap di bagian pelat nomor,” kata Purwanta, Rabu sore.

Saat Harianjogja.com menelusuri pelat nomor itu, diketahui bahwa mobil berpelat nomor AB 26 D tersebut merupakan kendaraan dinas milik Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Irawan Jatmiko.

BACA JUGA: Ada Sumber Air, Lokasi Pengerukan Pelabuhan Gesing Gunungkidul Berubah Jadi Danau Kecil

Dia menjelaskan, Operasi Zebra Progo 2020, salah satunya untuk menekan angka kecelakaan. Adapun penindakan dilakukan terhadap pengendara kendaraan bermotor yang kasat mata. Perlu dipahami, pemasangan plat nomor kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat ada aturan yang harus dipatuhi.

Menurut dia, pelanggaran ini sudah ditindaklanjuti. Selain dikenakan sanksi tilang, mobil dinas tersebut sudah diganti dengan yang sesuai aturan. “Harapannya sanksi tilang menjadi perhatian bersama agar mematuhi aturan yang berlaku, tanpa terkecuali,” katanya.

Purwanta menambahkan, penindakan terhadap kendaraan mobil dinas ini hanya menjadi bagian penegakkan dalam Operasi Zebra Progo. Pasalnya, selama 10 hari pelaksanaan sudah merazia sebanyak 1.140 pelanggar. “Semua kami kenakan sanksi tilang,” kata mantan Kasatlantas Polres Kulonprogo ini.

Advertisement

Menurut dia, ada tujuh sasaran penindakan berkaitan dengan pelanggaran kasat mata. Penindakan meliputi pemakaian knalpot blombongan tidak memasang spion, tidak memakai helm, melawan arus.

Selain itu, juga penindakan pelanggaran bagi pengendara motor lebih dari dua orang hingga kendaraan muatan over dimension overload (Odol). “Kami kerahkan 140 personel untuk pelaksanaan operasi ini,” kata dia.

Saat dikonfirmasi, Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Irawan Jatmiko membenarkan mobil tersebut merupakan kendaraan operasional yang dipakai. Dia pun tidak menampik perihal penerbitan surat tilang terhadap mobil dinas yang digunakan.

Advertisement

“Jadi itu tidak diganti plat nomornya. Warna aslinya tetap merah, tetapi memang tertutup dengan mika berwarna gelap,” kata Irawan.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Fantastis! Segini Harta Kekayaan Calon Panglima TNI Yudo Margono yang Dipilih Jokowi

News
| Senin, 28 November 2022, 20:37 WIB

Advertisement

alt

Sajian Musik Etnik Dihadirkan Demi Hidupkan Wisata Budaya Kotagede

Wisata
| Senin, 28 November 2022, 08:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement