Advertisement
140 Polisi Dikerahkan untuk Operasi Zebra di Gunungkidul Sampai 16 Oktober
Ilustrasi - Harian Jogja/Dok.
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sedikitnya 140 personel dari Polres Gunungkidul diterjunkan untuk pelaksanaan Operasi Zebra Progo 2022. Rencananya operasi ini berlangsung mulai Senin (3/10/2022) hingga 16 Oktober 2022.
Kasatlantas Polres Gunungkidul, A Purwanta mengatakan Operasi Zebra dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Tujuan dari operasi ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas sehingga angka kecelakaan dapat ditekan.
Advertisement
“Tren kecelakaan di Gunungkidul cenderung meningkat. Satu bulan sudah ada empat korban meninggal dunia,” kata Purwanta kepada wartawan, Senin siang.
Dia menjelaskan operasi akan dilaksanakan selama 14 hari dan sudah dibuka dengan gelar pasukan pada Senin pagi. Purwanta menjelaskan ada tujuh sasaran penindakan yang berkaitan dengan pelanggaran kasat mata oleh pengendara bermotor.
Penindakan ini meliputi pemakaian knalot blombongan; sepeda motor tanpa spion, pengendara tidak memakai helm, pengendara melawan arus, pengendara motor yang lebih dari dua orang, hingga kendaraan muatan berlebih.
“Pastinya akan ditindak, baik melalui proses tilang maupun lewat teguran,” katanya.
Dia berharap dengan operasi ini masyarakat semakin tertib dan kesadaran pentingnya ketertiban dalam berlalulintas jadi semakin baik. “Ini bagian dari sosialisasi untuk keselamatan dalam lalu lintas,” katanya.
Purwanta mengimbau agar masyarakat dapat mematahui peraturan. Meski demikian, pengguna jalan yang melanggar peraturan berlalu lintas tak serta merta langsung ditilang karena ada peringatan terlebih dahulu.
BACA JUGA: Porsi Tilang Kecil saat Operasi Zebra 2022 di Bantul, 7 Pelanggaran Ini Jadi Perhatian
Kapolres Gunungkidul, AKBP Edy Bagus Sumantri menambahkan sosialisasi keselamatan berlalu lintas akan terus digalakkan. Selain menggelar oerpasi secara rutin, polisi juga melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah tentang pentingnya mematuhi berbagai peraturan berlalulintas untuk keselamatan.
“Tujuannya satu untuk menekan angka kecelakaan di Gunungkidul,” katanya.
Edy berpesan pada saat penyelenggaraan operasi zebra, petugas yang diterjunkan mengedepankan edukatif, preemtif, preventif persuasive dan humanis. “Tentunya juga harus professional dalam menjalankan tugasnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Presiden Iran Konfirmasi Kematian Esmaeil Khatib Akibat Serangan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Warga Wirobrajan Terima THR dari Tabungan Bank Sampah
- Muncul Antraks, DPRD DIY Kebut Raperda Keamanan Pangan Hewani
- Polisi Endus Unsur Pidana dalam Kasus Laka Pembalap Aldi Satya
- Dinkes Kota Jogja Siapkan Tiga Pos Kesehatan di Kawasan Malioboro
- Libur Lebaran 2026, Prambanan Siap Tampung Lonjakan Wisatawan
Advertisement
Advertisement








