Advertisement

AHY Minta Percepatan Proyek Sekolah Rakyat di Kulonprogo

Khairul Ma'arif
Jum'at, 24 April 2026 - 23:57 WIB
Abdul Hamied Razak
AHY Minta Percepatan Proyek Sekolah Rakyat di Kulonprogo Menko Infrastruktur Pembangunan Kewilayahan, AHY meninjau SR Kulonprogo, Jumat (24/4/2026) Harian Jogja - Khairul Ma'arif /

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO—Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, melakukan peninjauan langsung pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah, Kulonprogo, Jumat (24/4/2026). Dari hasil tinjauan tersebut, AHY menyoroti adanya deviasi atau keterlambatan progres yang perlu segera dikejar agar tidak meleset dari target.

Ia mengungkapkan, pembangunan SR pertama di Jogja itu mengalami keterlambatan sekitar 3 hingga 5 persen dari rencana awal. Faktor utama yang menjadi penyebab adalah masih terbatasnya jumlah tenaga kerja di lapangan.

Advertisement

“Perlu kita dorong lagi. Kita ingin percepat. Ada sedikit keterlambatan kurang lebih 3-5 persen keterlambatan atau deviasinya. Nah ini yang sedang kita kejar,” ujar AHY.

Penambahan Pekerja Jadi Kunci Percepatan

Untuk mengejar target rampung pada Juni 2026, pemerintah akan menambah jumlah tenaga kerja sekaligus memaksimalkan penggunaan alat berat. Saat ini, sekitar 840 pekerja telah terlibat dalam proyek tersebut, dan jumlahnya direncanakan meningkat menjadi sekitar 925 orang dalam waktu dekat.

Menurut AHY, secara umum progres pembangunan tergolong cukup baik, khususnya pada bagian bangunan sekolah dasar (SD) yang menunjukkan perkembangan lebih cepat dibanding bagian lainnya. Namun demikian, percepatan tetap diperlukan agar seluruh proyek dapat selesai sesuai jadwal.

“Dengan melihat kontur yang ada, sebetulnya yang perlu kita tambah adalah jumlah pekerjanya,” katanya.

Material Aman, Dampak Ekonomi Terasa

Dari sisi material, AHY memastikan seluruh kebutuhan utama seperti pasir, batu, dan semen telah tersedia di lokasi proyek. Sebagian besar material berasal dari wilayah Kulon Progo, sementara sisanya dipasok dari daerah lain.

Ia juga menilai proyek ini membawa dampak positif bagi perekonomian warga sekitar. Kehadiran ratusan pekerja dari luar daerah ikut menggerakkan aktivitas ekonomi lokal, mulai dari UMKM hingga penyewaan rumah warga sebagai tempat tinggal sementara para pekerja.

“Ini bisa menghidupkan kampung-kampung sekitar, ekonomi lokal, UMKM, hingga rumah warga yang disewakan sebagai penginapan,” ungkapnya.

Progres Baru 38 Persen

Saat ini, pembangunan SR Gulurejo telah mencapai sekitar 38 persen dari total target. Proyek senilai Rp214 miliar tersebut dirancang mampu menampung sekitar 1.080 siswa dengan dukungan lebih dari 1.200 tenaga pendidik.

Sekolah Rakyat ini diperuntukkan bagi masyarakat prasejahtera, terutama keluarga berpenghasilan rendah. Pemerintah memastikan seluruh kebutuhan pendidikan akan ditanggung sepenuhnya, mulai dari biaya sekolah, makan, hingga perlengkapan belajar.

“Ini gratis. Sekolahnya gratis, makannya gratis, pakaiannya dan buku serta perlengkapan sekolah lainnya juga disiapkan,” jelas AHY.

Pengerjaan Hingga Malam Hari

Sementara itu, Kepala Satker Pelaksana Prasarana Strategis DIY, Haryo Satriyawan, menyampaikan bahwa pihaknya terus menggenjot pekerjaan agar selesai sesuai target nasional pada Juni 2026.

Ia menyebut sekitar 25 persen tenaga kerja berasal dari warga lokal Kulonprogo. Untuk mempercepat progres, pekerjaan konstruksi dilakukan setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 22.00 WIB.

“Kendala kami di sini hanya satu, penambahan tenaga kerja. Deviasi saat ini sekitar 4,3 persen karena tenaga kerja datang silih berganti,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Mensos Ancam Pecat Pendamping PKH Nakal Usai Kasus Cirebon

Mensos Ancam Pecat Pendamping PKH Nakal Usai Kasus Cirebon

News
| Jum'at, 24 April 2026, 23:17 WIB

Advertisement

Libur Iduladha 2026 Bisa Jadi 6 Hari

Libur Iduladha 2026 Bisa Jadi 6 Hari

Wisata
| Jum'at, 24 April 2026, 12:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement