Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN — Cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari ini belum berdampak secara langsung pada pertanian di wilayah Sleman. Meski demikian, sejumlah upaya disiapkan untuk mengantisipasi hal tersebut.
Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman, Suparmono, menjelaskan untuk tanaman pangan, sampai saat ini belum ada laporan lahan terendam. “Tidak ada [lahan terendam]. Karena lahan sawah belum jenuh air,” ujarnya, Kamis (13/10/2022).
Dampak tidak langsung untuk tanaman pangan terjadi pada tanaman kelapa, yakni adanya serangan hama Arthona. “Ada 100-an pohon di wilayah empat [Kapanewon Sleman dan Ngaglik]. Diatasi dengan gerdal [gerakan pengendalian], diinjeksi dengan pestisida sistemik,” katanya.
BACA JUGA: Atasi Persoalan Rumah Murah, Pemkab Sleman Akan Fasilitasi Investor
Sementara untuk tanaman hortikultura, belum ada laporan lahan terendam banjir. Sedangkan bagi tanaman tembakau, hari hujan yang panjang dan lama menyebabkan berkurangnya luas tanaman tembakau dan kualitas tanaman tembakau yg sudah tertanam.
Upaya penanggulangan dampak cuaca ekstrem bagi pertanian yakni dengan membuat saluran drainase yang lebih lebar dan dalam sehingga memperlancar proses mengalirnya air dari lahan. “Apabila saat ini dalam proses nyemprotan pupuk atau lainnya, perlu ditambah perekat,” kata dia.
Adapun upaya penanggulangan lainnya terkait serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) adalah dengan melakukan gerakan pengendalian (gerdal) OPT yang saat ini di anggaran perubahan ini Dinas Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman mengalokasikan sebanyak 24 kali gerdal.
Ketua Forum Petani Kalasan, Janu Riyanto, mengatakan dampak cuaca ekstrim pada pertanian khususnya cabai dan bawang merah yakni tanaman mengalami layu fusarium dan antraknosa atau patek. “Ada banyak, kalau cuaca seperti ini sudah wajar,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.