Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN — Cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari ini belum berdampak secara langsung pada pertanian di wilayah Sleman. Meski demikian, sejumlah upaya disiapkan untuk mengantisipasi hal tersebut.
Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman, Suparmono, menjelaskan untuk tanaman pangan, sampai saat ini belum ada laporan lahan terendam. “Tidak ada [lahan terendam]. Karena lahan sawah belum jenuh air,” ujarnya, Kamis (13/10/2022).
Dampak tidak langsung untuk tanaman pangan terjadi pada tanaman kelapa, yakni adanya serangan hama Arthona. “Ada 100-an pohon di wilayah empat [Kapanewon Sleman dan Ngaglik]. Diatasi dengan gerdal [gerakan pengendalian], diinjeksi dengan pestisida sistemik,” katanya.
BACA JUGA: Atasi Persoalan Rumah Murah, Pemkab Sleman Akan Fasilitasi Investor
Sementara untuk tanaman hortikultura, belum ada laporan lahan terendam banjir. Sedangkan bagi tanaman tembakau, hari hujan yang panjang dan lama menyebabkan berkurangnya luas tanaman tembakau dan kualitas tanaman tembakau yg sudah tertanam.
Upaya penanggulangan dampak cuaca ekstrem bagi pertanian yakni dengan membuat saluran drainase yang lebih lebar dan dalam sehingga memperlancar proses mengalirnya air dari lahan. “Apabila saat ini dalam proses nyemprotan pupuk atau lainnya, perlu ditambah perekat,” kata dia.
Adapun upaya penanggulangan lainnya terkait serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) adalah dengan melakukan gerakan pengendalian (gerdal) OPT yang saat ini di anggaran perubahan ini Dinas Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Sleman mengalokasikan sebanyak 24 kali gerdal.
Ketua Forum Petani Kalasan, Janu Riyanto, mengatakan dampak cuaca ekstrim pada pertanian khususnya cabai dan bawang merah yakni tanaman mengalami layu fusarium dan antraknosa atau patek. “Ada banyak, kalau cuaca seperti ini sudah wajar,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Penyintas KDRT di Salatiga memilih bercerai demi anak setelah bertahun-tahun mengalami kekerasan dan kini bekerja di luar negeri.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Cidro Asmoro tayang 8 Oktober di bioskop. Film ini membawa konsep Jawanisasi Modern dengan musik, drama dan komedi.
Menhub Dudy Purwagandhi menyebut aturan impor KRL merupakan kewenangan Kemendag dan KAI belum mengajukan usulan resmi.
WIG 2026 resmi dibuka di Solo. Solo dan Jogja menjadi pusat rangkaian untuk membawa gastronomi Indonesia menuju pengakuan global.