Advertisement
Mitigasi Bencana di 20 Cagar Budaya di Sumbu Filosofi Dikaji

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY mengkaji mitigasi bencana pada 20 bangunan cagar budaya di kawasan Sumbu Filosofi. Penyelamatan orang dan bangunan jadi prioritas utama mitigasi.
Total ada 99 bangunan cagar budaya yang jadi target kajian BPBD DIY. Sementara, tahun lalu sudah selesai pengkajian mitigasi untuk 13 bangunan. Temuan sementara BPBD DIY terhadap potensi bencana pada bangunan cagar budaya adalah kebakaran dan gempa bumi.
Advertisement
Kepala BPBD DIY Biwara Yuswantana menilai selama ini mitigasi pada bangunan cagar budaya belum mendetail. “Kajian ini untuk mendetailkan kebutuhan mitigasi apa yang diperlukan untuk masing-masing bangunan karena punya karakteristiknya sendiri,” jelasnya, Jumat (14/10/2022).
Biwara menjelaskan karakteristik bangunan terdiri dari letaknya, usianya, hingga bahan penopangnya. “Kalau beda lokasi kan beda kerentanan bencananya, beda bahan juga beda kekuatan bangunannya sehingga perlu mitigasi yang mendetail untuk terus menyelamatkan bangunan tersebut,” ujarnya.
Berbeda dengan bangunan lain, jelas Biwara, cagar budaya penting untuk memiliki mitigasi penyelamatan fisik bangunannya. “Bangunan non-cagar budaya yang penting mitigasinya adalah bagaimana menyelamatkan orang di dalamnya, sementara cagar budaya menyelamatkan bangunan sama pentingnya dengan menyelamatkan manusianya,” terangnya.
Pengkajian mitigasi bencana di cagar budaya, lanjut Biwara, dilakukan bertahap. “Karena menyesuaikan anggaran tiap tahun, tetapi yang pasti disiapkan mitigasi yang mendetail tiap bangunnya karena itu penting,” tegasnya.
BACA JUGA: Profil dan Kekayaan Kapolda Jatim Irjen Pol. Teddy Minahasa yang Disebut Ditangkap karena Narkoba
Data BPBD Jogja menunjukkan bencana yang pernah terjadi di kawasan Sumbu Filosofi terhitung sedikit. Catatan yang ada menunjukkan hanya bangunan di Kemantren Mantrijeron yang pernah diterjang angin puting beliung pada 2018 lalu.
Sekretaris BPBD Jogja Agus Maryanto menjelaskan tingkat kerawanan bencana pada cagar budaya di kawasannya rendah. “Dalam menangani cagar budaya di kawasan Sumbu Filosofi, kami berkoordinasi dengan BPBD DIY, kalau yang rutin dilakukan untuk mengurangi bencana itu pemangkasan pohon,” jelasnya, Kamis (13/10/2022).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Menteri Perhubungan Pastikan Persiapan Menghadapi Arus Balik Telah Maksimal
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Ratusan Napi di Lapas Wonosari Dapatkan Remisi Lebaran, 3 Orang Bisa Langsung Bebas
- Damkar Sleman Evakuasi Ular Sanca Kembang dari Sebuah Restoran di Mlati Sleman
- Tim SAR Parangtritis Masih Cari Satu Korban Kecelakaan Laut
- Libur Lebaran 2025, Pengunjung GL Zoo Bisa Tembus 11.000 Orang dalam Sehari
- Balita 2 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Salah Satu Objek Wisata di Banguntapan
Advertisement
Advertisement