Monkey Malaria Mengintai, IDAI Ungkap Gejala Beratnya
IDAI mengingatkan bahaya monkey malaria yang menular lewat nyamuk dari monyet ke manusia dan bisa memicu infeksi berat hingga kematian.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul menyatakan kawasan Jalan Palbapang hingga Srandakan menjadi titik black spot karena rawan kecelakaan. Hal itu mengacu pada data Dishub DIY semester kedua tahun 2022.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Bantul, Sri Harsono, mengatakan tingginya tingkat kerawanan tersebut diakibatkan karena banyak persimpangan yang masuk ke kawasan perkampungan.
“Jadi, mungkin warga kurang berhati-hati ketika ingin masuk ke jalan raya,” kata Sri ditemui di kantornya pada Selasa, (18/10/2022).
Dikatakannya ketika warga ingin masuk ke jalan raya dari perkampungan, mereka harus mematuhi langkah-langkah penyeberangan seperti melihat ke arah kanan untuk memastikan tidak ada kendaraan yang berdekatan.
Sri juga menambahkan selain Jalan Palbapang ke Srandakan, Jalan Parangtritis dan Jalan Bantul-Samas menjadi titik rawan laka lantas.
“Di jalan ya ada juga kecelakaan, tapi fokus kami lebih ke tiga itu. Tiga jalan tersebut kan lebar dan lurus, nah para pengendara ketika mulai beraktivitas sering memacu kendaraannya. Begitu juga ketika mereka pulang dari arah utara memacu kendaraan kencang-kencang,” ucapnya.
BACA JUGA: Sebelum Menembak, Bharada E Serahkan Senjata Api Brigadir J ke Ferdy Sambo
Dengan kondisi jalan yang lebar dan lurus, warga kerap terlena dan kurang berhati-hati dalam berkendara.
Di sisi lain, Sri juga mengatakan bahwa beberapa kendala yang dia temui berkaitan dengan kurangnya lampu penerangan dan rambu-rambu.
“Lalu, dari Palbapang sampai simpang tiga Jodog itu jalan nasional dan kewenangannya ada di BPTD Solo. Ini yang jadi kendala ketika terjadi sesuatu [kecelakaan] karena kurangnya sarana-prasarana seperti kurangnya penerangan jalan umum, belum ada rambunya, markanya tidak jelas. Jadi kami harus lapor ke BPTD [terlebih dahulu],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IDAI mengingatkan bahaya monkey malaria yang menular lewat nyamuk dari monyet ke manusia dan bisa memicu infeksi berat hingga kematian.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.