Advertisement

Waspada! 3 Jalur di Bantul Ini Paling Rawan Kecelakaan

CRA22
Selasa, 18 Oktober 2022 - 13:47 WIB
Bhekti Suryani
Waspada! 3 Jalur di Bantul Ini Paling Rawan Kecelakaan Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul menyatakan kawasan Jalan Palbapang hingga Srandakan menjadi titik black spot karena rawan kecelakaan. Hal itu mengacu pada data Dishub DIY semester kedua tahun 2022. 

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Bantul, Sri Harsono, mengatakan  tingginya tingkat kerawanan tersebut diakibatkan karena banyak persimpangan yang masuk ke kawasan perkampungan.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

“Jadi, mungkin warga kurang berhati-hati ketika ingin masuk ke jalan raya,” kata Sri ditemui di kantornya pada Selasa, (18/10/2022).

Dikatakannya ketika warga ingin masuk ke jalan raya dari perkampungan, mereka harus mematuhi langkah-langkah penyeberangan seperti melihat ke arah kanan untuk memastikan tidak ada kendaraan yang berdekatan.

Sri juga menambahkan selain Jalan Palbapang ke Srandakan, Jalan Parangtritis dan Jalan Bantul-Samas menjadi titik rawan laka lantas.

“Di jalan ya ada juga kecelakaan, tapi fokus kami lebih ke tiga itu. Tiga jalan tersebut kan lebar dan lurus, nah para pengendara ketika mulai beraktivitas sering memacu kendaraannya. Begitu juga ketika mereka pulang dari arah utara memacu kendaraan kencang-kencang,” ucapnya.

BACA JUGA: Sebelum Menembak, Bharada E Serahkan Senjata Api Brigadir J ke Ferdy Sambo

Dengan kondisi jalan yang lebar dan lurus, warga kerap terlena dan kurang berhati-hati dalam berkendara.

Advertisement

Di sisi lain, Sri juga mengatakan bahwa beberapa kendala yang dia temui berkaitan dengan kurangnya lampu penerangan dan rambu-rambu.

“Lalu, dari Palbapang sampai simpang tiga Jodog itu jalan nasional dan kewenangannya ada di BPTD Solo. Ini yang jadi kendala ketika terjadi sesuatu [kecelakaan] karena kurangnya sarana-prasarana seperti kurangnya penerangan jalan umum, belum ada rambunya, markanya tidak jelas. Jadi kami harus lapor ke BPTD [terlebih dahulu],” katanya.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Dituding Halangi Peneliti Asing Lakukan Riset, Begini Dalih KLHK

News
| Senin, 05 Desember 2022, 10:37 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement