Makna Podhang Ngisep Sari, Ikon Gunungkidul yang Berkibar saat HUT RI
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Aktivitas kendaraan bermotor di Bundaran Siyono di Kalurahan Logandeng, Playen, Gunungkidul, 12 September 2022./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perhubungan Gunungkidul berencana memasang lampu lalu lintas di Bundaran Siyono di Desa Logandeng, Playen. Selain itu, diameter bundaran juga diperkecil untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Salah seorang warga Siyono, Tugino, mengatakan lokasi bundaran sangat rawan kecelakaan karena diameternya terlalu besar sehingga memakan badan jalan. Selain itu, di sekitar lokasi juga minim rambu-rambu lalu lintas.
“Sudah banyak terjadi kecelakaan yang sampai menimbulkan korban jiwa. Rumah saya dekat dan saya sering menolong pengendara yang terlibat kecelakaan di Bundaran Siyono,” kata Tugino, Jumat (23/9/2022).
Ia berharap dengan adanya penataan jalan, ukuran bundaran bisa lebih diperkecil sehingga kendaraan bisa lebih leluasa berlalu lalang. Sebagai contoh, kendaraan besar yang melaju dari arah Kota Jogja tidak bisa langsung lurus saat melintas karena harus menikung menikung sedikit agar bisa lewat.
“Idealnya kendaraan bisa langsung lurus, tapi ini tidak karena bundarannya terlalu besar,” katanya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul Irawan Jatmiko mengatakan jawatannya sudah menyiapkan konsep penataan di Bundaran Siyono. Rencananya patung kendang akan dipindah ke depan pasar desa di Playen.
Sebagai gantinya, akan dipasang patung tobong gamping. Bundaran akan disesuaikan bentuknya dan diperkirakan ada pengurangan diameter sekitar dua meter. “Untuk miniatur tobong gamping berukuran 4x4 meter. Jadi, nantinya kondisi di Bundara lebih kecil daripada sekarang ini,” katanya.
Irawan mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Gunungkidul mengenai rencana rekayasa lalu lintas.
BACA JUGA: Hakim Agung Sudrajad Dimyati Jadi Tersangka, MA Kooperatif
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Gunungkidul, Bayu Susilo Aji, mengatakan guna mengurangi risiko kecelakaan serta kesemrawutan lalu lintas di Bundaran Siyono, lampu lalu lintas akan dipasang di kawasan tersebut.
Meski demikian, Bayu mengungkapkan lampu lalu lintas tidak serta merta langsung bisa dipasang karena di sekitar lokasi bersinggungan dengan jalan nasional dan provinsi sehingga diperlukan koordinasi lintas wilayah.
“Konsepnya akan dipasang lampu lalu lintas biar tidak semrawut. Tapi, butuh koordinasi lanjutan untuk kepastian rekayasa yang dilakukan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Media Vietnam menyarankan Malaysia meniru strategi Singapura untuk mengejar ketertinggalan dari Vietnam pada semifinal Piala AFF 2026.
BMKG mencatat 2.768 gempa susulan pascagempa M7,7 di Flores, NTT hingga Rabu (19/8/2026). Aktivitas seismik masih fluktuatif dan butuh waktu stabil.
Komisi D DPRD Jogja mendesak kejelasan mekanisme dan penganggaran Posyandu usai aturan Kemendagri terkait enam SPM memicu kebingungan daerah.
Sleman City Hall (SCH) menghadirkan rangkaian program dan aktivitas sepanjang Agustus 2026 melalui tema “YouthNited Nation”
Bareskrim Polri mengungkap kasus TPKS oleh pelatih panjat tebing HB terhadap lima atlet putri. Tersangka dijerat UU TPKS dan terancam pidana tambahan