Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Ilustrasi pemeriksaan jentik nyamuk di salah satu rumah warga./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL — Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Bantul terus meningkat. Bahkan hingga awal tahun depan, kasus tersebut diprediksi terus meningkat
Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul mencatat kasus penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes aegypti tersebut sampai pertengahan Oktober ini mencapai 829 kasus dengan tiga orang meninggal dunia.
“Kasus DBD sampai Oktober ini mencapai 829 kasus, dengan tiga orang kematian,” kata Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit Dinkes Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso, di kantornya, Kamis (20/10/2022).
Bahkan, Oki memperkirakan kasus DBD akan kembali lagi meningkat pada periode Desember 2022 hingga Januari 2023 mendatang. Pasalnya, periode tersebut diprediksi merupakan masa puncak musim hujan. “Kemudian Maret-Mei [2023] kembali turun, lalu pada Juli kembali naik lagi,” ucap dia.
BACA JUGA: Rasionalisasi APBD Bantul Capai Rp1,4 Miliar
Untuk itu, Bantul kini telah menerapkan program Wolbachia Wes Masuk Bantul atau Wow Mantul. Program ini merupakan program pelengkap pengendalian DBD yang dilaksanakan Dinkes bekerja sama dengan WMP DIY dan didukung Yayasan Tahija.
Dalam implementasinya Dinkes Bantul bekerja sama dengan 18 puskesmas dan didukung oleh sekitar 3.200 kader kesehatan.
“Sekarang pelepasan nyamuk [ber-wolbachia] baru Mei lalu kami belum lihat target perkembangan nyamuk. Target WMP [World Mosquito Program] di atas 60 persen. Rata rata baru capai 46 persen. Dari tiga dusun belum capai 30 persen karena terkendala cuaca,” ucap Oki.
Kepala Seksi Penyendalian Penyakit Dinkes Bantul, Abednego Dani Nugroho, sebelumnya mengatakan Dinkes memperluas penyebaran nyamuk dengan teknologi Aedes aegypti ber-Wolbachia untuk menekan penyakit DBD di Bumi Projotamansari.
Jika sebelumnya hanya di Kapanewon Banguntapan, kini program WoW Mantul diterapkan di 11 kapanewon, 38 kalurahan, dan 519 kalurahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Pilur Gunungkidul 2026 segera dimulai. Regulasi hampir rampung, 31 kalurahan siap gelar pemilihan lurah serentak mulai Juni.
Mentan Amran bongkar skandal Kementan: mafia proyek, ASN dipecat, hingga dugaan benih Rp3,3 miliar. Pelaku terancam hukuman berat.
Industri perhotelan di Indonesia terus bergerak dinamis. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan bisnis dan wisata, The Ascott Limited.
Pemuda mabuk bawa celurit di Palagan Sleman diamankan polisi. Aksi tersebut sempat meresahkan warga Ngaglik.
Pedro Acosta tercepat di tes MotoGP Catalunya 2026. Sesi kedua dibatalkan karena hujan, Jorge Martin mengalami crash.