Advertisement

SMK Negeri 2 Wonosari Mandikan Truk Hino Pemberian PT HSMI dengan Air Kembang

David Kurniawan
Rabu, 02 November 2022 - 17:37 WIB
Arief Junianto
SMK Negeri 2 Wonosari Mandikan Truk Hino Pemberian PT HSMI dengan Air Kembang Kepala SMK Negeri 2 Wonosari Ahmad Darmadi melakukan prosesi siraman kembang ke bagian depan truk Hino yang disaksikan oleh Marketing Director HSMI Tomoki Hattori, Rabu (2/11/2022). - Harian Jogja/David Kurniawan

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Siswa SMK Negeri 2 Wonosari mendapatkan hibah satu unit truk Dutro Wide Cabin dari PT Hino Motor Sales Indonesia (HSMI), Rabu (2/11/2022). Dengan bantuan ini diharapkan siswa dapat meningkatkan keahlian dan ketrampilan di bidang otomotif.

Proses bantuan diserahkan langsung oleh Marketing Director PT HSMI, Tomoki Hattori kepada Kepala SMK Negeri 2 Wonosari, Ahmad Darmadi.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Setelah penyerahan dilanjutkan proses siraman kembangan ke bagian depan truk dengan harapan bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi para siswa.

“Siraman dengan menggunakan kembang merupakan bagian dari tradisi Jawa. Kami berusaha melestarikannya, serta ada harapan truk yang diberikan bisa bermanfaat,” kata Ahmad kepada wartawan, Rabu siang.

BACA JUGA: Talut Setinggi 4 Meter Ambrol Ancam Rumah Warga di Karangmojo

Menurut dia, truk yang diberikan nantinya dibongkar pasang untuk pelatihan siswa, khususnya di jurusan otomotif.  “Untuk meningkatkan ketrampilan dan keahlian maka harus dibongkar pasang karena memang diberikan sebagai sarana belajar dan praktik para siswa,” katanya.

Ahmad mengakui, teknologi industri terus berkembang pesat di setiap tahunnya. Namun demikian, proses pembelajaran di bangku sekolah belum bisa mengikutinya dan cederung stagnan.

Hal ini menimbulkan kesenjangan di sekolah dengan dunia industri.  Sedangkan dari sisi pengembangan membutuhkan investasi yang sangat besar dan kemampuan anggaran yang dimiliki masih terbatas.

Advertisement

“Kami akui peralatan dan tenaga guru yang ada butuh peningkatan kapasitas, tapi terbentur dengan dana karena investasi butuh modal besar,” katanya.

Menurut dia, upaya mengruangi kesenjangan ini dilakukan dengan menggandeng perusahaan industri. Selain memberikan bantuan lewat program corporate social responsiblity (CSR), juga ada praktik di sekolah dengan menghadirkan teknisi dari perusahan.

Durasi waktu pembelajaran ini berlangsung selama 60 jam dalam satu semester. “Juga ada praktik langsung ke perusahaan selama enam bulan. Kami berterima kasih kepada PT HSMI yang telah memberikan kesempatan agar siswa dapat meningkatkan keahlian sehingga potensi diterima di dunia kerja semakin besar,” katanya.

Advertisement

Marketing Director PT HMSI, Tomoki Hattori berharap CSR yang diberikan dapat bermanfaat untuk menambah ilmu dan keahlian bagi siswa SMK Negeri 2 Wonosari.

Diharapkan pula kegiatan ini dapat menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan berkontribusi untuk kemajuan Indonesia. “Ada enam SMK yang bekerja sama [salah satunya SMK Negeri 2 Wonosari] dengan memberikan pengetahuan dan perawatan mesin kendaraan niaga,” katanya.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

UKDW Jogja Meluluskan 342 Wisudawan

UKDW Jogja Meluluskan 342 Wisudawan

Jogjapolitan | 4 hours ago

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Seperti di Korea, Intervensi BUMN Penting untuk Kemajuan UMKM

News
| Selasa, 06 Desember 2022, 20:27 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement