Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Pekerjaan borepile dan box underpass (BUP) tol Jogja-Bawen di beberapa titik seperti di Kapanewon Mlati, Seyegan, Tempel, akhir pekan lalu. Ist
Harianjogja.com, SLEMAN -- Progres konstruksi tol Jogja-Bawen saat ini mencapai 8,6% dengan pengerjaan borepile dan box underpass yang berlangsung di beberapa titik meliputi di Kapanewon Mlati, Seyegan, dan Tempel.
BACA JUGA : Tol Jogja-Bawen di Sultan Ground Tunggu Izin Keraton
Direktur Utama PT. Jasamarga Jogja Bawen (JJB), A.J Dwi Winarsa mengatakan selain mengerjakan konstruksi, pihaknya bersama tim mendorong agar proses percepatan penyelesaian pembebasan lahan segera tuntas.
Dari total lahan yang dibutuhkan seluas 714.278 meter persegi di wilayah DIY, sebanyak 64,97% telah dibebaskan.
“Untuk progres bidang tanah telah bebas mencapai 81,38 persen dari total 1.498 bidang, diantaranya merupakan tanah kas desa berjumlah 41 bidang seluas 70.854 meter persegi,” ujarnya, Sabtu (5/11/2022).
Terkait rencana penambahan lahan, Staf Pelaksana Lapangan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan lahan Tol Jogja-Bawen Seksi 1, Ivan Anggriawan mengatakan hasil konsultasi publik telah telah dilaksanakan pada 18 Oktober sampai dengan 27 Oktober 2022 seluruh masyarakat pemilik lahan menyatakan sepakat.
“Pembebasan lahan kita targetkan selesai pada awal semester dua tahun 2023 dengan estimasi penetapan lokasi [penlok] Gubernur terbit di tahun ini, estimasi awal disediakan anggaran Rp400 miliar,” ungkapnya.
Total estimasi kebutuhan lahan tambahan sebanyak 617 bidang atau seluas 160.153 meter persegi dengan rincian Tirtoadi, Mlati sebanyak 42 bidang dengan luasan 5.717 meter persegi; 19 bidang seluas 4.600 meter persegi di Margomulyo, Seyegan; 88 bidang seluas 22.576 meter persegi di Margodadi, Seyegan.
Kemudian di Margokaton, Seyegan ada 216 bidang seluas 64.287 meter persegi; Banyurejo, Tempel seluas 31.561 meter persegi sebanyak 145 bidang; lalu di Sumberejo, Tempel membutuhkan 8 bidang seluas luas 2.016 meter persegi dan Tambakrejo, Tempel butuh 99 bidang seluas 29.396 m2,” meter persegi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Taj Yasin mencari terobosan pembiayaan hijau bagi IKM Jateng karena biaya awal teknologi ramah lingkungan masih mahal.
Geely menargetkan penjualan 50-60 unit per bulan di DIY meski ekonomi lesu. Dealer baru dibuka di Jl. Magelang KM 9,5.
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.