Advertisement

Bersihkan Kali Code, DLH Jogja Ajak Masyarakat Budayakan Pilah Sampah

Media Digital
Kamis, 17 November 2022 - 19:47 WIB
Budi Cahyana
Bersihkan Kali Code, DLH Jogja Ajak Masyarakat Budayakan Pilah Sampah Warga Kampung Karnaganyar, Kelurahan Brontokusuman bergotongroyong membersihkan Sungai Code di kawasannya, Kamis (17/11/2022). - Harian Jogja

Advertisement

JOGJA—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DIY bersama warga Kelurahan Brontokusuman membersihkan Kali Code, Kamis (17/11/2022). Bersih-bersih sungai tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran warga dalam memilah sampah.

Diikuti 30 warga Kampung Karanganyar, Kelurahan Brontokusuman, kegiatan bersih sungai berhasil mengumpulkan sepuluh karung berisi sampah anorganik yang mengotori Sungai Code. Kebanyakan sampah berjenis plastik dan berpotensi memperburuk keadaan sungai hingga menyebabkan luapan aliran sungai.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Pegiat Persampahan JPSM Kota Jogja Siti Rojanah menjelaskan pemilahan sampah menjadi dasar penanganan sampah di Jogja. “Tanpa dipiliah sejak awal, susah mengelolanya, karena beda jenis sampah beda pengelolaannya,” ujar dia, Kamis pagi.

Rojanah menyebut tidak dipilahnya sampah menyebabkan penanganan sampah jadi buruk. “Kalau tidak dipilah bisa berakhir di sungai, tentu itu tidak baik makanya kami giatkan pemilahan sampah di masyarakat terutama yang berada di sekitar sungai,” ujarnya.

Meskipun tampak sepele, jelas Rojanah, pemilahan sampah berperan besar untuk mengatasi masalah yang ada. “Kalau dipilahkan bisa meningkatkan nilai jual sampahnya juga, ini sepele tapi penting jadi harus dibudayakan dari sekarang,” tegasnya.

Ketua Kampung Karanganyar Catur Baktiadi menyebut kegiatan bersih Sungai Code di wilayahnya rutin dilakukan sebelumnya. “Kami rutin bersih-bersih minimal setiap tiga bulan sekali,” katanya.

Kegiatan bersih Sungai Code, lanjut Catur, diinisiasi oleh warga sendiri. “Kebanyakan sampah di sungai ini juga dari luar, bukan warga yang membuangnya ke sini, kebawa arus jadi ke sini,” jelasnya.

Catur menjelaskan warga mulai sadar untuk belajar mengelola sampah dengan lebih baik. “Kami juga ada bank sampah, pemilahan sampah juga sudah kami lakukan sebelumnya, tapi memang perlu dibudayakan,” tegasnya.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Dubes AS Kritik KUHP Soal Zina: Bisa Pengaruhi Hubungan RI-AS

News
| Kamis, 08 Desember 2022, 04:27 WIB

Advertisement

alt

Jalan Layang Paling Membingungkan di Dunia, Perlu 10 Menit Keluar Kalau Salah Jalur

Wisata
| Rabu, 07 Desember 2022, 23:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement