Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU DIY, Ahmad Sidqi, dalam Sosialisasi Tahapan Pemilu Tahun 2024, di hotel Eastparc, Kapanewon Depok, Selasa (22/11/2022) / Harian Jogja-Lugas Suabarkah
Harianjogja.com, SLEMAN — KPU DIY akan membuka Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus di area kampus untuk mengakomodasi hak suara mahasiswa luar daerah. Hal ini berkaca dari kekacauan surat suara cadangan yang terjadi pada Pemilu 2019.
BACA JUGA : Mahasiswa di Jogja Difasilitasi Ikuti Pemilu
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU DIY, Ahmad Sidqi, menjelaskan saat ini KPU DIY sedang dalam tahap pendataan di setiap kampus. Baik kampus besar maupun kecil di DIY sudah diundang untuk berkoordinasi terkait pendataan ini.
“Koordinasi menyampaikan data agregat mahasiswa yang berdasarkan domisili. Berapa jumlah mahasiswa luar DIY kami minta. Itu kami sudah proses pendataan ini. Data itu yang kemudian kami tindak lanjuti, berapa banyak mahasiswa luar DIY yang akan menggunakan hak pilih,” ujarnya dalam Sosialisasi Tahapan Pemilu Tahun 2024, di hotel Eastparc, Kapanewon Depok, Selasa (22/11/2022).
Setelah mendapatkan data tersebut, langkah selanjutnya adalah menentukan berapa jumlah dan dimana saja penempatan TPS khusus itu nantinya. TPS khusus semacam ini pernah dibuat pada Pemilu 2014, namun ditiadakan di Pemilu 2019.
“2019 itu pemilih mahasiswa yang menggunakan A5 didistribusikan ke semua TPS dan menggunakan surat suara cadangan. Hal ini menyebabkan terjadinya kompleksitas di banyak tempat. Belajar dari pengalaman itu, sekarang di buatlah TPS khusus,” katanya.
Pada Pemilu 2014, TPS khusus ditempatkan di lingkungan dua kampus besar, yakni UGM dan UNY. Namun waktu itu semua mahasiswa rantau mendapat surat suara. Sekarang, surat suara sesuai dengan KTP. “Kalau dia mahasiswa luar Jogja, dia hanya mendapat surat suara satu, milih calon presiden,” ungkapnya.
TPS aksesibilitas
Selain menyediakan TPS khusus, pada Pemilu 2024 nanti KPU DIY juga akan memastikan semua TPS aksesibilitas bagi pemilih difabel, baik ada atau tidak ada difabel di TPS itu. Hal ini untuk mengantisipasi adanya difabel yang belum masuk dalam database KPU DIY.
Di semua TPS juga akan disediakan templete untuk surat suara presiden dan DPD bagi difabel. “Kemudian pendamping juga di semua TPS dipersilakan sesuai kebutuhan. Jadi prinsipnya TPS kami dorong sangat aksesibilitas,” kata dia.
Meski demikian ia mengakui tantangan TPS aksesibilitas ini adalah mengelola Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang jumlahnya ribuan untuk memiliki sensitivitas pada kebutuhan difabel. Ia pun mengimbau masyarakat di lapangan ketika menemukan TPS tidak aksesibilitas agar diprotes dan dilaporkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.
Prabowo tegas minta BPKP tetap periksa pejabat yang diduga menyimpang tanpa melihat kedekatan dengan dirinya.