Pengguna QRIS di DIY Tembus 1,2 Juta, Transaksi Capai Rp6,85 Triliun
BI DIY mencatat pengguna QRIS mencapai 1,20 juta hingga Agustus 2026. Jumlah merchant 1,17 juta dengan transaksi Rp6,85 triliun.
Perwakilan tujuh perguruan tinggi di DIY seusai penandatanganan MoU dengan KPU RI, Jumat (19/8/2022)./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak tujuh perguruan tinggi di DIY menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk turut menyukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang. Nantinya Perguruan Tinggi ini akan membantu KPU dengan bidang dan kompetensinya masing-masing.
Ketujuh kampus yang menandatangani MoU masing-masing adalah Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta (UIN), Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPNVY), Institut Seni Indonesia (ISI), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), dan Universitas Islam Indonesia (UII).
Ketua KPU RI, Hasyim Asy'ari mengatakan dalam menyelenggarakan Pemilu KPU tidak bisa bekerja sendirian. Oleh karena itu KPU menggandeng beberapa pihak termasuk perguruan tinggi.
Dia menjelaskan keterlibatan pihak kampus khususnya mahasiswa akan menjadi bagian dari penyelenggara Pemilu khususnya Ad hoc. Nantinya kampus akan memiliki skema modelnya masing-masing. "Bentuknya bisa Kuliah Kerja Nyata [KKN] berbasis tematik tertentu Pemilu atau yang lain di kampus ada Merdeka Belajar Kampus Merdeka [MBKM] tetapi bagaimana penyesuaian skemanya modelnya dari pihak kampus," ujarnya, Jumat (19/8/2022).
BACA JUGA: Ada Gelanggang Expo di UGM
Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan mengatakan kehadiran mahasiswa di DIY tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga perlu pelibatan dalam kegiatan Kepemiluan. Pada 2024 mendatang sinergi bisa dilakukan dengan beberapa kampus. "Sosialisasi dan kegiatan lain melibatkan mahasiswa sebagai penyelenggara Pemilu. Ini potensi besar Pemilu 2024 dapat bersinergi, pendataan pemilih, sosialisasi dan yang lain," ucapnya.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Siswantoyo mengatakan MoU ini merupakan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi terkait dengan pengabdian pada masyarakat.
"Ini jadi gayung bersambut dengan apa yang sudah kami lakukan di kampus dengan berbagai skema kebijakan dari kementerian juga. Baik dengan program MBKM maupun KKN tematik. Pengabdian kolaborasi pada dosen, mahasiswa, dan masyarakat," ujar dia.
Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Sukamta mengatakan setidaknya ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan Pemilu. Pertama adalah data pemilih, teknologi informasi atau IT, dan selanjutnya pengawasan. "Saya gembira kampus dilibatkan. Kesempatan ini akan jadi sarana mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan cara mendidik dengan baik khususnya pendidikan politiknya," paparnya.
Menurutnya, UMY telah melakukan beberapa upaya dalam mencerdaskan peserta didiknya dalam politik, salah satunya dengan mengadakan pelatihan pemilih 2022.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BI DIY mencatat pengguna QRIS mencapai 1,20 juta hingga Agustus 2026. Jumlah merchant 1,17 juta dengan transaksi Rp6,85 triliun.
Perpres 27/2026 mengatur perlindungan pekerja transportasi online, termasuk potongan aplikator 8 persen dan aturan turunan.
Bulog Jogja mencatat serapan gabah 212.000 ton atau 108,71% dari target. Stok beras kini mencapai 74.679 ton.
Gangguan layang-layang di jalur Whoosh turun 65 persen pada September 2026. KCIC mencatat 26 kejadian dan perkuat pengawasan.
Bareskrim menangkap Tatang Winata, buron kasus impor HP dan popok bayi ilegal senilai Rp253 miliar di Bandara Soekarno-Hatta.
4.845 titik panas terdeteksi di Sumatera. Kabut asap menyelimuti Riau dengan kualitas udara masuk kategori sangat tidak sehat.