Advertisement

BKKBN DIY Gelar Bimtek Pelaporan Online Untuk 402 Pengelola Kampung KB se-DIY

Media Digital
Kamis, 24 November 2022 - 09:27 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
BKKBN DIY Gelar Bimtek Pelaporan Online Untuk 402 Pengelola Kampung KB se-DIY Suasana kegiatan Bimbingan Teknis Pelaporan Kampung KB yang digelar BKKBN DIY di Hotel Burza, Senin (21/11/2022). - Ist

Advertisement

JOGJA—“Tanpa data yang update, stakeholder akan sulit meyakini eksistensi Kampung KB kita. Hal ini bisa berdampak pada alokasi anggaran yang jauh dari apa yang kita harapkan,” demikian disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Shodiqin, pada kegiatan Bimbingan Teknis Pelaporan Kampung KB di Hotel Burza, Senin (21/11/2022), seperti dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (24/11/2022). 

Di hadapan 402 orang pengelola Kampung KB, Shodiqin menyampaikan pentingnya data pelaporan sebagai alat ukur akuntabilitas pengelolaan Kampung KB. Dari pelaporan inilah akan diketahui berapa jumlah Kampung KB yang eksis dan aktif. Data ini menjadi penting karena Kementerian/Lembaga di tingkat Nasional menjadikan pelaporan Kampung KB online ini sebagai rujukan dan pertimbangan penting dalam menentukan alokasi anggaran.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Turut hadir secara luring, Dr. Faharuddin, SST, M.Si selaku Direktur Analisis Dampak Kependudukan BKKBN Pusat mengatakan terbitnya Inpres No. 3 Tahun 2022 pada tanggal 20 Mei 2022 silam menandai awal gerak optimalisasi Kampung Keluarga Berkualitas. Inpres tersebut mengamanatkan 13 Kementerian/Lembaga untuk turut serta dan bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pembangunan di Kampung KB sesuai target kinerja masing-masing. Sedangkan Gubernur dan Bupati/Walikota bertanggung jawab memastikan amanat Inpres tersebut terlaksana dengan baik di wilayahnya.

Tercatat, saat ini DIY memiliki 188 Kampung KB yang tersebar di 5 (lima) wilayah kabupaten/kota dan sebagian besar belum melakukan pelaporan secara rutin. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya peningkatan kapasitas pengelola Kampung KB yang ada di DIY agar mereka memiliki pengetahuan yang memadai dalam melaksanakan entry pelaporan secara online.

“Data adalah senjata tawar kita, jadi harus bagus datanya. Semua harus dilaporkan dengan rapi supaya tahu sejauh mana kinerja kampung KB-nya,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, dilakukan juga penyerahan piagam kepada pemenang Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) yaitu SMPN 2 Pakem sebagai juara 1 tingkat nasional SSK Paripurna tahun 2022 kategori Sekolah Menengah Pertama/sederajat, dan SMAN 2 Wonosari sebagai juara 2 regional 1 SSK Paripurna tahun 2022 kategori Sekolah Menengah Atas/Sederajat.*

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Korpri Diharapkan Jadi Akselerator

Korpri Diharapkan Jadi Akselerator

Jogjapolitan | 2 hours ago

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

PLN Tanam 19.000 Pohon Peringati Hari Menanam Pohon Indonesia 2022

News
| Selasa, 29 November 2022, 20:27 WIB

Advertisement

alt

Masangin Alkid, Tembus Dua Beringin Bakal Bernasib Mujur

Wisata
| Selasa, 29 November 2022, 15:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement