PBB Gunungkidul Tembus Rp17,8 Miliar, Jatuh Tempo 30 September
PBB Gunungkidul mencapai Rp17,83 miliar atau 68% target. Wajib pajak diminta membayar sebelum jatuh tempo 30 September 2026.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Lelang jabatan untuk Sekretaris Daerah (Sekda) Gunungkidul telah memasuki tahap akhir. Saat ini, panitia seleksi (Pansel) lelang jabatan sudah mengumumkan tiga nama yang bakal dipilih menjadi sekda baru.
BACA JUGA: Ini Kandidat Sekda Gunungkidul
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul, Iskandar mengatakan, seleksi terbuka Sekda Gunungkidul diikuti enam pejabat di lingkup pemkab. Keenam nama ini adalah Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Saptoyo; Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Markus Tri Munarja; Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Sri Suhartanta.
Selain itu, ada Kepala Dinas Perdagangan, Kelik Yuniantoro; Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Johan Eko Sudarto dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Wahyu Nugroho. Adapun seleksi sudah memasuki tahap akhir karena hasil tiga besar calon sekda sudah diumumkan.
“Kami umumkan 25 November 2022 lalu di laman resmi milik BKPPD,” katanya saat dihubungi wartawan, Minggu (27/11/2022).
Calon sekda yang masuk tiga besar diumumkan melalui Pengumuman No:59/Pansel/2022 yang ditandatangani Ketua Pansel sekaligus Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji. Ketiga nama yang lolos antara lain Markus Tri Munarja; Saptoyo dan Sri Suhartanta.
Iskandar menjelaskan, ketiga nama yang dinyatakan lolos telah melalui beberapa tahapan tes mulai dari asesmen dan uji kompetensi, pembuatan makalah serta visi dan misi. Selanjutnya, para calon ini akan menjalani tes kesehatan dan dimintakan rekomendasi ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
“Masih ada tahapan yang harus dilalui. Untuk hasil tiga besar juga sudah kami serahkan ke bupati,” katanya.
Dia menambahkan, setelah adanya rekomendasi dari KASN, bupati akan berkoordinasi dengan Gubernur DIY untuk menentukan pengangkatan sekda.
“Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar,” katanya.
Berasal dari Internal Pemkab
Meski belum semua tahapan seleksi terbuka sekda dilalui, namun dipastikan calon yang terpilih berasal dari lingkup internal Pemkab Gunungkidul. Sebab, seleksi kali ini tidak ada calon dari luar daerah.
“Ada enam pejabat mendaftar dan kesemuanya berasal dari lingkup pemkab serta tidak ada yang berasal dari luar,” katanya.
Hal ini sejalan dengan keinginan dari Bupati Gunungkidul, Sunaryanta. Sebelum lelang dilakukan, bupati sudah menginginkan bahwa sekda baru berasal dari lingkup pemkab dan tidak mendatangkan dari luar daerah.
“Harapannya tidak hanya memenuhi syarat, tapi harus bisa membantu dalam upaya membangun Gunungkidul,” katanya.
Untuk diketahui, Sekda Gunungkidul, Drajad Ruswandono akan memasuki masa pensiun per 1 Desember 2022 mendatang. proses seleksi dilakukan guna memastikan ada regenerasi serta jabatan yang ditinggalkan bisa segera terisi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB Gunungkidul mencapai Rp17,83 miliar atau 68% target. Wajib pajak diminta membayar sebelum jatuh tempo 30 September 2026.
Kualitas udara Palembang masuk kategori tidak sehat akibat kabut asap karhutla. BMKG mencatat PM2.5 mencapai 69,5 µg/m³.
BMKG mengingatkan gelombang 1,25-2,5 meter di perairan utara RI akibat dampak tidak langsung Siklon Tropis ATSANI.
Polri menetapkan 72 tersangka kasus karhutla di Sumatra dan Kalimantan serta menelusuri dugaan pemodal di balik pembakaran lahan.
Rumah dua lantai di Mangkang, Semarang, terbakar. Ratusan botol minuman beralkohol yang disimpan untuk memasok karaoke ikut hangus.
BMKG mendeteksi 2.945 titik panas di Sumatra, dengan 491 titik berada di Riau. Asap karhutla mengganggu jarak pandang Pekanbaru.