Advertisement

UMP DIY 2023 Ditetapkan Rp1,9 Juta, Begini Respons Pengusaha

Sunartono
Senin, 28 November 2022 - 20:47 WIB
Bhekti Suryani
UMP DIY 2023 Ditetapkan Rp1,9 Juta, Begini Respons Pengusaha Ilustrasi rupiah - Reuters

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Pengusaha menilai keputusan upah minimun provinsi (UMP) DIY yang ditetapkan Rp1,9 juta yang naik sebesar Rp140.000 merupakan hasil keputusan bersama.

Ketua Apindo Kota Jogja Sofyan Tahir mengatakan saat ini Apindo Kota Jogja masih menunggu finalisasi dan rencananya pada Selasa (29/11/2022) akan menggelar rapat dengan berbagai pihak dalam menentukan UMK. Apindo tetap berpedoman pada PP No.36/2021 yang telah menghitung formula paling ideal, mengingat peraturan tersebut disusun atas dasar konsensus besar yaitu Apindo, pemerintah dan serikat buruh.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

"Semoga saja besok akan menghasilkan keputusan yang positif dan bisa mengedepankan aspek keadilan untuk semua," katanya, Senin (28/11/2022).

Ia mengatakan angka patokan Rp1,9 juta UMP merupakan hasil dari kesepakatan bersama, tentunya para pelaku usaha di Kota Jogja akan mengikuti. Sofyan memastikan Apindo tetap menjadikan PP Nomor 36/2021 sebagai acuan, bukan Permen No 18/2022. Karena Permen tersebut ketetapan hukumnya masih di bawah undang-undang. Selain itu pelaku usaha ingin konsistensi dari pemerintah dalam menjalankan perintah regulasi.

"Artinya ketika PP 36 itu sebagai konsensus bersama ya harus ditaati, bukan kemudian membuat Permen yang mengatur pengaturan berbeda," ucapnya.

Ia mengatakan salah satu faktor berupa Alfa yang merupakan inflasi menentukan jumlah kenaikannya. Adapun yang dihitung merupakan inflasi 2021 pada saat itu masih pandemi dan seharusnya tidak bisa jadi patokan. "Seperti ini kadang yang membuat kami merasa keberatan," katanya.

BACA JUGA: Tak Banyak Daerah Pakai UMP, Buruh Tunggu Pengumuman UMK 7 Desember

Sofyan yakin para buruh di Kota Jogja akan diajak musyawarah bersama dengan menentukan hasil akhir nominal yang adil bagi semua pihak.

"Karena dari kami pengusaha juga berhitung, kemudian pasti akan menghasilkan angka yang ideal," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Jasad Pasutri asal Karanganyar Ditemukan Mengapung di Sungai Bengawan

News
| Senin, 30 Januari 2023, 00:27 WIB

Advertisement

alt

Tanggal Tua tapi Pengin Piknik? Bisa kok

Wisata
| Minggu, 29 Januari 2023, 07:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement