Advertisement

Data Pemilih Gunungkidul Terus Diperbarui Setiap Bulan

David Kurniawan
Senin, 28 November 2022 - 00:27 WIB
Arief Junianto
Data Pemilih Gunungkidul Terus Diperbarui Setiap Bulan Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — KPU Gunungkidul terus melakukan pembaharuan data pemilih setiap bulannya. Langkah ini sebagai upaya memberikan kepastian hak pilih bagi setiap warga di Bumi Handayani.

Anggota KPU Gunungkidul, Asih Nuryanti mengatakan upaya pemutakhiran data pemilih terus dilakukan setiap bulannya. Data awal yang digunakan sebagai acuan merupakan daftar pemilih pada Pilkada 2020 lalu.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

“Jadi setiap bulan memang ada update data pemilih yang diberinama Daftar Pemilih Berkelanjutan,” katanya, Minggu (27/11/2022).

Dia menjelaskan, pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan tidak dilakukan sendiri. Pasalnya, pelaksanaan juga melibatkan banyak pihak mulai dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak; Disdukcapil; Balai Pendidikan Menengah Gunungkidul, TNI-Polri, Kemenag hingga Lapas di Gunungkidul.

Hingga September lalu, jumlah pemilih berkelanjutan sebanyak 600.499 jiwa. “Berhubung Oktober sudah masuk tahapan, maka pemutakhiran akan dimasukan dalam tahapan pemilu,” kata Asih.

BACA JUGA: Ratusan Warga Blembem Gunungkidul Bertahan di Pengungsian, Ini yang Dibutuhkan

Untuk pemutakhiran data pemilih dalam tahapan Pemilu 2024, KPU Gunungkidul masih menunggu Data Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4). Hingga sekarang data tersebut sudah diserahkan Kementerian Dalam Negeri ke KPU RI.

Namun demikian, lanjut Asih, data tersebut belum diserahkan ke masing-masing daerah. “Jadi untuk pemutakhiran data pemilih dalam tahapan pemilu masih menunggu kiriman dari Pusat,” katanya.

Menurut dia, DP4 yang ada nantinya akan disandingkan dengan daftar pemilih berkelanjutan yang telah diperbaharui. “Proses penetapan masih sama. Setelah jadi daftar pemilih sementara, nanti akan dicocokan dan diteliti dengan mendatangi setiap rumah yang kemudian ditetapkan sebagai daftar pemilih tetap,” katanya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani. Menurut dia, pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang dilakukan setiap bulan dengan mencoret penduduk yang sudah tidak memenuhi syarat sebagai pemilih. Adapun kriterianya seperti meninggal dunia atau telah pindah domisili hingga menjadi anggota TNI-Polri.

“Kalau tidak memenuhi syarat maka akan dicoret. Begitu juga yang sudah memenuhi syarat akan ditambahkan ke daftar pemilih,” katanya.

Hani menambahkan, untuk tahapan pemilu, KPU Gunungkidul terus melakukan persiapan. Salah satunya dengan membuka pendaftaran untuk anggota PPK di setiap kapanewon. “Masih proses pendaftaran karena baru ditutup 29 November mendatang,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Begini Penyebab Parahnya Gempa Bumi di Turki dan Suriah

News
| Selasa, 07 Februari 2023, 18:37 WIB

Advertisement

alt

Mengenal Kampung Batik Giriloyo yang Sempat Terpuruk Karena Gempa 2006

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 13:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement