Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ilustrasi kematian/Pixabay
Harianjogja.com, SLEMAN—Seorang anak lelaki berinisial EJ, 7, warga Kalurahan Tegaltirto, Kapanewon Berbah, Sleman, ditemukan meninggal dunia di sebuah kolam bekas galian, Selasa (6/12/2022) siang. Korban sudah menghilang sehari sebelumnya.
Kapolsek Berbah, AKP Parliska Febrihanoto, menjelaskan korban ditemukan pada pukul 12.30 WIB. Sehari sebelumnya bocah tersebut dilaporkan menghilang pada pukul 21.00 WIB. “Sore harinya pergi bermain. Atas laporan tersebut, kepolisian langsung mencarinya,” ujarnya.
Pada Senin malam itu pencarian yang dilakukan bersama sejumlah sukarelawan. Namun, hingga pagi pencarian tidak membuahkan hasil. Selasa (6/12/2022) pencarian dilanjutkan dan diperluas, hingga korban dapat ditemukan pada siang harinya.
BACA JUGA: Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Bantul
Saat ditemukan, korban dalam posisi mengapung di permukaan kolam. Berdasarkan keterangan warga, lokasi tersebut digali untuk menguruk area bermain sebuah TK karena sering becek. Kolam bekas galian itu berada di belakang TK tersebut.
Setelah kejadian ini, polisi meminta warga memagari area di sekitar lubang galian tersebut karena dapat membahayakan anak-anak. “Kami juga memberi edukasi kepada warga di sekitar kolam tersebut,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.