Advertisement

Dinkes Sleman Pesimistis Capaian Booster Tak Capai Target, Segini Angka Realisasinya

Anisatul Umah
Selasa, 13 Desember 2022 - 15:07 WIB
Arief Junianto
Dinkes Sleman Pesimistis Capaian Booster Tak Capai Target, Segini Angka Realisasinya Ilustrasi vaksinasi booster. - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN — Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman menyampaikan capaian vaksinasi booster tidak akan mencapai 50% sampai akhir tahun 2022 seperti yang diminta Gubernur DIY.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Sleman, Khamidah Yuliati mengatakan per 12 Desember 2022 capaian vaksin booster baru 48,27%.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Dia menjelaskan target 50% sulit dikejar di sisa waktu Desember 2022 ini. Pasalnya, untuk meningkatkan capaian 1% saja dibutuhkan peserta vaksin 8.000 orang untuk Sleman. "Untuk 50 persen sulit. Per 12 Desember 2022, booster [Sleman] baru 48,27 persen," ucapnya kepada Harianjogja.com, Selasa (13/12/2022).

Meski begitu, Yuli menyebut stok vaksin saat ini masih aman. Layanan vaksin booster dibuka di Fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan (FKTL). "Stok vaksin ada. [jelang Natal dan Tahun Baru] tidak terlalu signifikan [peningkatannya]," ucap dia.

BACA JUGA: Gegara Main Sesajen, Begini Kronologi Belasan Siswa Asal Sleman Kesurupan di Bali

Senada, Kepala Dinkes Sleman, Cahya Purnama mengatakan cakupan vaksin booster di Sleman masih di bawah target 50%. Padahal target dari Gubernur 50%.

Di sisa waktu Desember ini, dia berharap target ini bisa dikejar sampai akhir tahun, meski target yang ditetapkan gubernur ini menurutnya sulit.

Vaksin booster yang kini dijadikan salah satu syarat perjalanan menurutnya juga membantu dalam mempercepat vaksinasi booster. Vaksin booster tidak terlalu diminati seperti vaksin reguler satu dan dua yang bisa mencapai 100%. "Tidak hanya Sleman, kabupaten/kota lain juga berat mencapai 50 persen ini. Berbeda dengan reguler dulu," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Setelah di Jogja, Kini Jalan Rusak di Klaten Viral Disebut Taman Seribu Lubang

News
| Minggu, 05 Februari 2023, 13:37 WIB

Advertisement

alt

Sungai Ini Punya Air Super Jernih, Hingga Perahu yang Melintas Seperti Melayang di Udara

Wisata
| Sabtu, 04 Februari 2023, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement