Si SIGAP DPUPKP Kota Jogja Bikin Arsip Proyek Lebih Mudah Ditelusuri
DPUPKP Kota Jogja mengembangkan Si SIGAP untuk digitalisasi arsip proyek agar lebih mudah ditelusuri, dipantau, dan digunakan.
Sekda Kota Jogja Aman Yuriadijaya bersama beberapa dinas terkait melakukan monitoring kawasan TPST Nitikan 2, Rabu (14/12/2022)./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA — Pemkot terus memonitor Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Nitikan, Jogja, Rabu (14/12/2022). Pemantauan itu dilakukan dalam rangka upaya pembangunan TPST Nitikan 2.
Dalam pemantauan tersebut, persoalan genangan air yang terjadi tiap kali hujan lebat ditemukan.
Sekda Kota Jogja, Aman Yuriadijaya mengatakan monitoring tersebut dalam rangka membangun TPST Nitikan 2, terkait dengan genangan air, Aman menyampaikan telah dikomunikasikan dengan warga dan tercapai kesepahaman.
“Ada hal teknis menyangkut penyaluran air lingkungan yang kita bicarakan dengan seluruh warga, dan tercapai pemahaman yang sama,” katanya.
Menanggapi persoalan genangan air di kawasan TPST Nitikan, Aman menyampaikan akan dilakukan langkah penanganan. “Pengerukan sekarang [2022], 2023 jalan air dipermanenkan, 2024 sistem drainase secara kawasan disempurnakan,” katanya.
BACA JUGA: Tok! Joe Biden Teken UU Pernikahan Sesama Jenis di AS
Dalam monitoring tersebut, Kepala Dinas LIngkungan Hidup (DLH) Kota Jogja, Sugeng Darmanto menyampaikan saat ini proses pendirian TPST Nitikan 2 masih tahap persiapan pengerukan saluran air.
“Tahap persiapan untuk nguruk dulu, kalau sudah nguruk kan nanti kami komunikasi dengan masyarakat juga, apakah memungkinkan ketika diuruk sebagian air tidak bermasalah. Lalu 2023 awal kita dirikan pembangunan [saluran air],” katanya.
Sugeng berharap pembangunan yang akan dilakukan, nantinya tidak merugikan masyarakat. “Apabila dimungkinkan sumber daya manusia di sekitar Nitikan akan dilibatkan dalam aspek kegiatan pengelolaan sampah terpadu,” katanya.
Muhammad Zulazmi, Lurah Kelurahan Sorosutan menyatakan rencana perbaikan saluran air di kawasan TPST Nitikan telah sesuai dengan aspirasi warga. “Tentu ini sesuai aspirasi warga kami,” katanya.
“Kawasan ini harus dipikirkan serius karena memang terjadi genangan setiap hujan besar,” imbuhnya.
Dia juga menyampaikan dukungan warga terkait rencana pemerintah tersebut. “Prinsipnya warga kami mendukung kegiatan pengolahan sampah disini, hanya memang perlu diperhatikan soal kawasan ini, sehingga mendukung kegiatan pemerintah untuk mengolah sampah di sini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPKP Kota Jogja mengembangkan Si SIGAP untuk digitalisasi arsip proyek agar lebih mudah ditelusuri, dipantau, dan digunakan.
Kekayaan Low Tuck Kwong sempat turun US$2,5 miliar setelah saham BYAN anjlok. Di saat yang sama, transaksi saham dengan Haji Isam memasuki tahap perjanjian.
Prediksi Arema FC vs Persik Kediri di Super League 2026/2027. Singo Edan sudah mencetak tujuh gol tanpa striker murni, tetapi wajib waspada serangan balik.
Thermal runaway dapat membuat baterai lithium-ion mengalami panas tak terkendali hingga kebakaran. Kenali penyebab dan tanda baterai ponsel bermasalah.
David Beckham mendukung Lionel Messi memenangkan Ballon d'Or 2026 setelah mencetak gol ke-100 untuk Inter Miami dan tampil impresif di Piala Dunia.
Reach, pemilik Daily Mirror dan Daily Express, memangkas 220 posisi editorial di tengah penurunan trafik Google dan perubahan konsumsi berita akibat AI.