Advertisement

Pedagang Pasar Sleman Diimbau Kulakan Bahan Pangan Lokal

Anisatul Umah
Kamis, 15 Desember 2022 - 03:47 WIB
Jumali
Pedagang Pasar Sleman Diimbau Kulakan Bahan Pangan Lokal Pasar Godean, Sleman, Jumat (18/11/2022). - Harian Jogja/Anisatul Umah

Advertisement

Harianjogja.com, SRAGENTim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Sleman bersama TPID DIY melakukan pemantauan ketersediaan dan harga pangan Sleman di Pasar Prambanan dan Lotte Mart, Rabu (14/12/2022). Hasil dari pemantauan, ditemukan banyak bahan pangan yang didatangkan dari luar DIY.

BACA JUGA: Tiga Komunitas yang Pengaruhi Gejolak Harga Pangan

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Staf Ahli Bupati Sleman Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Heru Saptono ditemukan komoditas beras yang berasal dari luar DIY dan Sleman. Artinya rantai distribusi menjadi lebih panjang. Ini menjadi sebab harga pokok menjadi tinggi.

"Tadi masih ada barang yang dikirim dari luar daerah DIY dan Sleman, ini tentu memperpanjang rantai distribusi, sehingga harga akan menjadi lebih mahal," jelasnya.

Oleh karena itu, pedagang diimbau untuk lebih memaksimalkan bahan pangan yang berasal dari lokal DIY. Misalnya telur yang sudah didatangkan dari lokal, sehingga pengeluaran distribusi bisa diminimalisir.

"Ini salah satu cara untuk memotong rantai distribusi yang panjang sehingga harganya tidak terlalu tinggi."

Membeli produk lokal, kata Heru, juga akan berdampak positif bagi pengusaha lokal. Mereka akan tumbuh dan berkembang. Dampak lebih jauh lagi ekonomi DIY akan tumbuh.

"Pertumbuhan ekonomi yang ada di lokal akan berkembang. Sehingga ketika ada inflasi namun diimbangi dengan pertumbuhan ekonomi, itu akan tidak begitu terasa inflasinya," lanjutnya.

Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekda DIY, Yuna Pancawati mengatakan pemantauan harga ini dilakukan karena menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Berdasarkan hasil pantauan, secara garis besar stok aman sampai Nataru.

"Secara garis besar, komoditi tersedia sampai Nataru, jadi masyarakat jangan terlalu panik, karena ketersediaan bahan baku sudah tercukupi," ungkapnya.

Beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, namun ada juga yang turun. Dari pemantauan yang dilakukan, harga bahan pangan pokok masih terpantau stabil.

Di Pasar Prambanan minyak goreng dijual Rp15.000 per liter, daging ayam Rp35.000 per kg, bawang putih Rp24.000 per kg, telur ayam Rp29.000 per kg, cabe rawit hijau Rp58.000 per kg. Di Lotte Mart, minyak goreng dijual Rp13.700 per liter, telur ayam Rp29.600 per kg, dan cabe merah keriting Rp44.500 per kg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

AP I Mengaku Belum Terima Info soal Pengurangan Jumlah Bandara Internasional

News
| Selasa, 07 Februari 2023, 10:47 WIB

Advertisement

alt

Ikuti Post-tour ATF, Banyak Peserta Terkesan dengan Objek Wisata DIY

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 10:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement