Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 21 September 2026
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 21 September 2026 tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X / Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA--Presiden Joko Widodo merencanakan akan menghapus PPKM pada akhir 2022 ini. Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memastikan kasus Covid-19 DIY saat ini sudah menurun drastis.
Sultan HB X mengatakan kebijakan PPKM merupakan wewenang dari Pemerintah Pusat. Menurutnya kondisi kasus Covid-19 DIY selama beberapa pekan terakhir cenderung menurun dan jauh lebih bagus dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Meski demikian HB X menyerahkan kebijakan tersebut sepenuhnya kepada Pemerintah Pusat.
BACA JUGA : PPKM Bakal Dihapus, Ini Bocorannya
"Memang kondisinya jauh lebih bagus. Kalau kami teserah pemerintah pusat, kami siap mengikuti. Yang penting masyarakat harus menyadari memang problemnya itu bagi generasi muda tidak ada masalah. Merasa flu, merasa batuk, diam di rumah tiga hari sembuh," katanya di Kompleks Kepatihan, Selasa (27/12/2022).
Akan tetapi Sultan mengingatkan perlunya memberikan perhatian kepada masyarakat dengan golongan usia di atas 60 tahun. Karena di usia tersebut memungkinkan orang memiliki penyakit lain atau komorbid. Hal ini sangat berbeda dengan masyarakat kalangan usia muda yang memungkinkan masih kuat secara fisik.
“Masalahnya kan yang umur 60 tahun yang punya penyakit lain. Kalau yang muda sih enggak ada masalah. Sekarang hanya bagaimana misalnya tahun depan sudah hilang [pandemi dihapus] tapi itu keputusan WHO yang bisa memutuskan,” ucap Sultan.
BACA JUGA : Epidemiolog UI Sebut PPKM Dicabut Agustus 2022
Meski PPKM nantinya dicabut bukan berarti Covid-19 hilang, sehingga rumah sakit harus tetap siap dengan berbagai fasilitas yang memadai. Hanya kemungkinan akan terjadi perubahan dari pandemi menuju endemic, sehingga Covid-19 seperti penyakit lain.
Sultan mengatakan terkait keberadaan selter Covid-19 akan lebih diarahkan ke rumah sakit jika tidak terjadi peningkatan kasus secara massal. Ia meyakini rumah sakit di seluruh DIY siap dengan berbagai kondisi dan mengetahui Tindakan yang harus dilakukan terkait Covid-19.
“Ya sudah nantinya misalnya ada yang sakit batuk, ke sana ke rumah sakit gitu aja. Bukan berarti dinyatakan selesai bukan berarti Covid-19 tidak ada. Tetapi sama seperti penyakit lain, kamu sakit ya sudah ke rumah sakit,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 21 September 2026 tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 22 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif flat Rp8.000.
Propam Polresta Jogja menetapkan Aipda S sebagai terduga pelanggar kasus Alkid dan mengamankannya di Patsus untuk pemeriksaan.
Nusantara Explorer segera hadir sebagai kereta wisata KAI. Simak fasilitas, kapasitas, progres kesiapan, dan gambaran harga tiketnya.
Influenza tipe A belum ditemukan di Jogja. Hasto meminta puskesmas memperkuat skrining dan rujukan pasien bergejala berkepanjangan.
Sebanyak 9.921 penerima bansos Gunungkidul terindikasi judi online. Dinsos mengingatkan game online dengan top up juga berisiko.