Advertisement

Merapi Luncurkan Awan Panas ke Arah Barat

Lugas Subarkah
Jum'at, 30 Desember 2022 - 12:37 WIB
Sunartono
Merapi Luncurkan Awan Panas ke Arah Barat Tangkapan layar terjadinya awan panas di lereng Barat Gunung Merapi, Senin (6/12/2021) - Ist

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Aktivitas erupsi Gunung Merapi masih terus terjadi. Pada Jumat (30/12/2022) pagi teramati kemunculan awan panas. Sejumlah aktivitas kegempaan juga masih terjadi di hari yang sama.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santosa, menjelaskan awan panas teramati pada pukul 06.55 WIB. “Tercatat di seismogram dengan amplitudo 25 mm dan durasu 213,3 detik,” ujarnya.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Awan panas tersebut meluncur sepanjang 900 meter ke arah Kali Putih atau arah barat. Pada saat terjadi luncuran awan panas, kecepatan angin di puncak 40 Km/jam. Adapun awan panas Gunung Merapi terakhir teramati pada 11 November lalu, mengarah ke barat daya.

pada periode pengamatan Jumat (30/12/2022) pukul 00.00-06.00 WIB, cuaca di puncak Merapi mendung dengan angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Sejumlah aktivitas kegempaan meliputi empat gempa guguran, satu gempa fase banyak dan 22 gempa vulkanik dalam.

Dengan tingkat aktivitas tersebut, status Gunung Merapi hingga saat ini masih Siaga. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak. “Masyarakat diimbau tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Jasad Pasutri asal Karanganyar Ditemukan Mengapung di Sungai Bengawan

News
| Senin, 30 Januari 2023, 00:27 WIB

Advertisement

alt

Tanggal Tua tapi Pengin Piknik? Bisa kok

Wisata
| Minggu, 29 Januari 2023, 07:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement