Pemasangan Girder Tol Jogja-Solo, Arus Simpang Kronggahan Dialihkan
Rekayasa lalu lintas Simpang Kronggahan Sleman mulai berlaku malam ini akibat proyek Tol Solo–Jogja. Simak jadwal dan rute pengalihannya.
Sejumlah pengurus PDM Kota Jogja saat menerima kunjungan dari pengurus DPD II Partai Golkar Kota Jogja, Jumat (30/12/2022). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Pilkada 2024 digelar serentak termasuk akan memilih Calon Wali Kota Jogja tinggal 14 bulan lagi. Akan tetapi sampai saat ini belum sosok yang secara masif melakukan pergerakan politik. Partai Golkar Kota Jogja secara terang-terangnya siap mengusung tokoh Muhammadiyah yang juga Anggota DPD RI Afnan Hadikusumo dalam Pemilihan Wali Kota Jogja 2024.
Pernyataan itu disampaikan oleh Ketua DPD II Partai Golkar Agus Mulyono di sela-sela audiensi ke Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Jogja pada Jumat (30/12/2022). Dalam kesempatan itu Afnan turut hadir sebagai kader Muhammadiyah dalam pertemuan dengan Partai Golkar tersebut.
BACA JUGA : Pemilu 2024 Wajib Menjadi Pesta Demokrasi yang Berbudaya
Ia memastikan selain berupaya meningkatkan perolehkan kursi di DPRD Kota Jogja dari empat menjadi enam kursin, namun juga menyatakan kesiapan untuk mendukung Afnan Hadikusumo untuk manu sebagai Calon Wali Kota Jogja.
"Untuk Pilkada Kota Jogja 2024 kami dari Partai Golkar Kota Jogja akan mengangkat kader Muhammadiyah yaitu Pak Afnan Hadikusumo untuk maju calon Walikota. Dasarnya mengacu hasil pemilihan legislated 2024 sehingga kita optimistis perolehan suara akan meningkat," kata Agus Mulyono.
Tak hanya calon walikota, Golkar juga telah menentukan sikap untuk mendukung kader Muhammadiyah yaitu Ahmad Syauqi melaju sebagai calon DPD RI pada pemilu 2024. "Ini keputusan partai maka kader akan mengikuti. Karena kami memiliki banyak kesamaan dengan Muhammadiyah, dan mendukung kader Muhammdiyah di kancah politik itu bukan hal baru bagi Golkar,” kata politikus yang juga Dosen Universitas Janabadra ini.
BACA JUGA : KPU Bantul Usulkan Dana Pilkada 2024 Rp51,8 Miliar
Terkait kesiapan Golkar dalam mengusung dirinya, Afnan memberikan respons secara normati. Ia menegaskan sebagai salah satu kader Muhammadoyah tidak boleh meminta-minta jabatan, akan tetapi jika ada pihak yang memberikan amanah maka harus siap menjalankan dengan baik dan penuh tanggungjawab.
“Kami selalu diajari agar tidak boleh meminta-minta jabatan, tetapi ketika diberikan amanah jangan sampai menolah, jadi Ketika diberi amanah ya bismislah,” katanya.
Ia mengapresiasi kepada pengurus Golkar Kota Jogja yang telah mendorongnya untuk maju dalam pemilihan Wali Kota Jogja. “Ada kesamaan visi terutama dalam menjadikan Kota Jogja lebih baik,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rekayasa lalu lintas Simpang Kronggahan Sleman mulai berlaku malam ini akibat proyek Tol Solo–Jogja. Simak jadwal dan rute pengalihannya.
Norwegia vs Senegal di Piala Dunia 2026 jadi laga penentuan Grup I dengan Haaland jadi sorotan utama.
Rumor kerja sama Apple dan Intel untuk produksi chip di AS memicu lonjakan saham Intel hingga 10 persen.
Ferrari Luce EV menuai kontroversi global namun laris di Thailand meski desainnya dikritik keras.
Beiranvand tampil heroik saat Iran tahan Belgia di Piala Dunia 2026, catat tujuh penyelamatan dan rekor lemparan terjauh dunia.
Psikolog ungkap 10 tanda ketidakmatangan emosional, mulai dari mudah marah hingga sulit mengakui kesalahan.