SIM Keliling Kulonprogo Selasa 21 Juli 2026 di PJR Temon
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Pembangunan Jalan Tol Semarang - Demak - Kementerian PUPR
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY memastikan trase tol Jogja-YIA sudah final yang kemungkinan tidak ada perubahan.
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY Krido Suprayitno menyatakan terkait masukan warga agar mempertahankan area pemakaman akan dibahas pula dalam rapat bersama lintas sektor yang berkaitan dengan jalan tol Jogja-YIA. Akan tetapi ia memberikan gambaran bahwa trase yang ada saat ini sudah final. Di sisi lain pengubahan trase atau mempertahankan suatu objek terdampak seperti kuburan harus diputuskan melalui data. Ia mencontohkan jika kuburan termasuk cagar budaya tentu harus dihindari.
Meski demikian, tim akan tetap menampung masukan dari masyarakat tersebut dengan tetap menjunjung tinggi kearifan lokal. “Karena semua harus diawali dari data, apakah lokasi yang dimaksud makam itu akan dicek dulu, termasuk cagar budaya atau tidak, terkena konstruksi atau tidak.
Masuk trase tetapi tidak terkena konstruksi itu termasuk bagian dari dipertimbangkan sehingga kearifan lokal akan kami kedepankan. Masukan warga tetap kami jadikan pertimbangan tetapi kami berharap semua harus berpartisipasi dalam mensukseskan proyek strategis nasional ini. [Soal trase] tidak ada perubahan,” katanya, Selasa (3/1/2023).
BACA JUGA: Korban Longsor Terakhir di Sleman Ditemukan
Ia optimistis proses menuju konsultasi publik akan berjalan lancar. Proses sosialisasi Jogja-YIA ini tergolong cepat dengan respons masyarakat yang sangat tinggi. Hal ini karena tim sejak awal terbuka dan memberikan informasi secara utuh dan berkesinambungan. Meski demikian Krido belum dapat memastikan apakah pembebasan lahan Jogja-YIA akan menjadi yang tercepat dibandingkan proyek serupa lainnya.
“Sehingga masyarakat dengan partisipasi tinggi sangat mendukung, karena itu akurat. Sama seperti pengalaman ketika IPL [Jogja-Bawen] awal, IPL penambahan lahan karena melewati saluran Mataram, sehingga pengalaman mengawali dulu izin penetapan lokasi itu membekali untuk penambahan lahan sehingga terbentuk IPL yang baru, ini juga cepat,” ujarnya.
Tol Jogja -YIA rencananya akan dibangun konstruksi mulai triwulan keempat 2023 dan ditarget beroperasi pada triwulan pertama 2026. Pembangunan tol ini akan terhubung dengan ruas di Jogja-Solo dan Jogja-Bawen dari Junction Sleman yang rencananya berada di Kawasan Mlati, Sleman. Rencananya aka nada empat exit toll di ruas Jogja-YIA terdiri atas exit toll Gamping, Exit Toll Sentolo, Exit Toll Wates dan Exit Toll Bandara YIA.
“Untuk percepatan dari awal JMM sudah ada tim lahan untuk mendorong pemberkasan dan dokumen agar cepat terinput ke LMAN dan bisa segera di-SPP-kan,” kata Ahmad Izzi Corporate Communication PT Jogjasolo Marga Makmur selaku pengelola jalan tol Jogja-Solo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Arie Sujito mengajak siswa SMA/SMK di DIY menolak kekerasan, narkoba, dan senjata tajam dalam deklarasi penanganan kenakalan remaja.
Desain Cahaya Pradipta karya Marcelo Diaz Octavianus menjadi juara Sayembara Pradesain Penanda Perbatasan DIY 2026.
Diet Viking ala Erling Haaland mengandalkan makanan utuh dan tinggi protein. Simak menu harian serta risiko kesehatannya.
Grab Indonesia juga membuktikan komitmen inklusivitasnya dengan merangkul ribuan mitra pengemudi disabilitas
DPR mengesahkan UU PFII. Simak poin penting mengenai otoritas khusus, insentif pajak, pengawasan, hingga target investasi Rp500 triliun.