Advertisement

Kalurahan Karangtengah Punya Fasilitas Pengelolaan Air Limbah Senilai 500 Juta

Andreas Yuda Pramono
Rabu, 04 Januari 2023 - 09:47 WIB
Sunartono
Kalurahan Karangtengah Punya Fasilitas Pengelolaan Air Limbah Senilai 500 Juta BPPW DIY Sedang Meninjau SPALD-T di Kalurahan Karangtengah pada Selasa, (03/01/2023). - Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono.

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL—Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) Kalurahan Karangtengah, Imogiri, Bantul, telah jadi 100 persen. Dibangun pada akhir bulan Agustus 2022, SPALD-T yang bertempat di Padukuhan Karangtengah tersebut menelan anggaran hingga Rp500 juta.

Lurah Karangtengah, Haryanto, mengatakan pembangunan SPALD-T tersebut merupakan inisiasi Kalurahan Karangtengah.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

“Itu yang menginisiasi dari kami. Pengajuan pembangunan sanimas  [sanitasi masyarakat atau SPALD-T] ke Dinas PUPKP kami lakukan tahun 2021. Lalu, dapat job anggaran itu di tahun 2022. Pelaksanaan juga di tahun 2022 dengan target selesai di tanggal 27 Desember 2022. Alhamdullilah sudah 100 persen,” kata Haryanto ditemui di kantornya pada Selasa, (03/01/2023).

BACA JUGA : Ratusan Ribu Warga Tak Akses Sistem Pengolahan Air Limbah

SPALD-T tersebut sudah digunakan oleh warga Padukuhan Karangtengah. Hanya saja memang tidak semua Kepala Keluarga (KK) di Padukuhan Karangtengah dapat menggunakan. Jelasnya, hanya ada 70 KK yang dapat menggunakan karena menyesuaikan dengan anggaran yang ada.

Pembangunan tersebut dilakukan oleh warga Padukuhan Karangtengah dengan didampingi tim pendamping dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) DIY.

“Jadi dana yang ada untuk membangun sanimas itu tidak ditransfer ke rekening kalurahan tapi langsung ke rekening KSM [Kelompok Swadaya Masyarakat]. Jadi tidak dipihakketigakan atau lewat kalurahan,” katanya.

Pembangunan yang dilimpahkan kepada warga tersebut dilakukan agar warga pengguna SPALD-T tersebut mempunyai rasa memiliki sehingga kedepan mau untuk menjaganya. Selain itu, dengan adanya pembangunan SPALD-T, warga sekitar dapat mengambil manfaat lain sebagai pekerja. Dengan begitu para pekerja dapat menopang kehidupan mereka.

Selain di Padukuhan Karangtengah, SPALD-T juga telah dibangun di Padukuhan Kemasan, Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Imogiri. Haryanto menegaskan bahwa SPALD-T tersebut penting terutama karena pemukiman akan semakin padat.

“Apabila tidak ada sanimas maka limbah rumah tangga akan memengaruhi kualitas air. Dengan adanya SPALD-T [Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat] atau sanimas maka kualitas air dapat terjaga,” ucapnya.

Hal tersebut tentu penting mengingat Sungai Celeng juga melintasi Padukuhan Karangtengah. Apabila tidak dikelola maka air sungai akan mudah tercemar.

Staff BPPW DIY, Agung Triyono, mengatakan anggaran pembangunan SPALD-T tersebut berasal dari APBN murni melalui Kementerian PUPR RI dengan besaran Rp500 juta. Dana tersebut kemudian disampaikan langsung ke Kelompok Swadaya Masyarakat.

Dari total Rp500 juta, anggaran tersebut kemudian dibelanjakan oleh warga termasuk besaran pengupahan. “Kegiatan [sanimas] ini adalah kegiatan yang memang berbasis pada masyarakat berupa jaringan perpipaan untuk mengalirkan air limbah dari limbah-limbah rumah tangga meliputi dari cucian kamar mandi, cucian baju, dan dapur,” kata Agung ditemui di sela-sela peninjauan SPALD-T.

Melalui pipa-pipa yang ada, limbah kemudian disalurkan menuju Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Jelasnya, ketika sedang meninjau, SPALD-T tersebut sudah berfungsi dengan baik.

“Sekilas tadi saya mengikuti dan melihat sambungan di rumah-rumah hingga uji pengaliran sampai dengan ke IPAL ini sudah berfungsi dengan baik,” katanya.

Masyarakat akan menyerahkan SPALD-T tersebut kepada BPPW PUPR. Kemudian dari BPPW akan menyerahkan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Bantul lalu Pemda akan menyerahkan kepada Kelompok Penerima dan Pemanfaat (KPP) untuk dikelola.

Kendati dirancang untuk 70 KK, realisasi SPALD-T tersebut akhirnya digunakan untuk 74 KK dan satu Masjid. Penambahan tersebut terjadi karena empat KK mulai yang ada tahu manfaat dan pentingnya SPALD-T.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Otorita IKN Nusantara Bentuk BUMN

News
| Jum'at, 03 Februari 2023, 08:07 WIB

Advertisement

alt

5 Destinasi Dekat Stasiun Lempuyangan

Wisata
| Jum'at, 03 Februari 2023, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement