Advertisement

Hendak ke Rumah Anaknya, Kakek 72 Tahun di Kulonprogo Terserempet Kereta Api

Catur Dwi Janati
Rabu, 04 Januari 2023 - 18:07 WIB
Bhekti Suryani
Hendak ke Rumah Anaknya, Kakek 72 Tahun di Kulonprogo Terserempet Kereta Api Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO– Seorang kakek berusia 72 tahun tewas terserempet kereta di Hargomulyo, Kokap. Sang kakek yang berjalan kaki hendak menuju rumah anaknya terserempet kereta api Argo Lawu jurusan Solo Balapan - Gambir yang tengah melintas.

Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Triatmi Noviartuti menerangkan telah terjadi insiden orang terserempet kerata api di daerah Kokap. Korban ditemukan meninggal di sekitar rel kereta api yang diduga terserempet kereta api yang melintas.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Diceritakan Novi, mulanya pada Rabu (4/1/2023) Januari sekitar pukul 09.55 WIB  korban SMD berusia 72 tahun berangkat dari rumahnya di Padukuhan Candi Wetan RT 11 RW 6, Kalurahan Karangwuluh, Temon bermaksud menuju ke rumah anaknya di Tapen, Hargomulyo, Kokap. Korban pergi dengan berjalan kaki menyusuri rel kereta api.

"Kemudian di atas underpass Tapen, korban terserempet kereta api Argo Lawu jurusan Solo Balapan menuju Gambir," terang Novi pada Rabu (4/1/2023).

Akibat insiden ini, korban dinyatakan meninggal dunia. Jenazah selanjutnya diidentifikasi Tim Identifikasi Polres Kulonprogo. Korban selanjutnya mendapatkan penanganan lebih lanjut ke RSUD Wates untuk dilakukan visum.

Kepala Regu Polsuska Wilayah 6A KAI Daop 6, Dodi Kurniawan menerangakan bila korban terserempet kereta Argo Lawu. Dodi mendapatkan informasi adanya warga terserempet kereta dari masinis yang mengemudikan kereta.

"Masinis laporan ke Pusat Pengendali [Pusdal] kemudian menginformasikan ke yang di lapangan, yang di bawah. Terus kami segera ke TKP, mengamankan jalur perjalanan kereta api supaya aman," terangnya.

BACA JUGA: Pukat UGM Minta Polisi Perdalam Motif Maling Laptop Jaksa KPK yang Buang Hasil Curiannya

Dodi menuturkan dari keterangan yang didapat dari masinis, masinis telah membunyikan klakson berulang kali. "Korban sudah berada di pinggir bukan di tengah ini tadi. Informasi dari warga ini, korban sudah lansia," ujarnya.

Dilanjutkan Dodi, dilihat dari situasi di TKP, korban sempat terseret sekitar lima meter. "Tertemper kereta api bagian samping, terus bergeser sekitar lima meter," tuturnya.

Dodi mengimbau kepada warga yang berada di sepanjang jalur pelintasan kereta api agar selalu berhati-hati melintasi rel kereta api. "Alangkah baiknya baiknya melintasi pelintasan yang underpass atau fly over yang resmi ada palangnya. Jangan melintasi pelintasan-pelintasan yang tidak resmi, jalur-jalur tikus itu" ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Peringati Satu Tahun Perlawanan, Warga Wadas Gelar Pentas Seni dan Dirikan Patung

News
| Kamis, 09 Februari 2023, 14:47 WIB

Advertisement

alt

Hyatt Regency Yogyakarta Hadirkan Sunday Brunch dengan Live Painting

Wisata
| Kamis, 09 Februari 2023, 15:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement