Investasi di Gunungkidul Tembus Rp488 Miliar dalam Enam Bulan
Investasi di Gunungkidul pada semester pertama 2026 mencapai Rp487,66 miliar atau 56,8% dari target investasi tahun ini.
Peserta Geoheritage Cross Country 2022 menikmati pemandangan alam di puncak Gunung Ireng di Kalurahan Pengkol, Patuk. Sabtu (27/3/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pembangunan Gunungkidul pada 2023 difokuskan di zona utara. Total alokasi anggaran yang disedikan sebesar Rp23,1 miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul Irawan Jatmiko mengatakan 2023 menjadi tahun infrastruktur. Selain kelanjutan penataan kawasan kota tahap kedua, ada juga pembangunan lainnya.
Menurut dia, pembangunan akan difokuskan di sisi utara yang meliputi Kecamatan Patuk, Nglipar, Gedangsari, Ngawen, Semin hingga Ponjong. Total pembangunan sektor utara ini menghabiskan anggaran Rp23,1 miliar.
“Sudah dialokasikan dalam APBD 2023,” kata Irawan keapda wartawan, Senin (9/1/2023).
BACA JUGA: Tak Kalah dengan Tol, JJLS Gunungkidul Dilengkapi Rest Area 7.500 Meter Persegi
Dia menjelaskan pembangunan ini diprioritaskan untuk perbaikan jalan. Anggaran Rp23,1 miliar dipergunakan perbaikan di 20 ruas.
“Paling besar ada tiga meliputi Tawang-Seru, Kalipentung-Nglanggeran, dan Sambipitu-Tawang yang nilainya lebih dari Rp14 miliar,” kata Irawan.
Selain itu, ada juga kelanjutan pembangunan jalan di kawasan industri Semin. Total anggaran yang disediakan sebesar Rp1,5 miliar.
“Untuk 16 ruas lainnya masing-masing di bawah Rp800 juta,” katanya.
Dia menjelaskan pembangunan di sektor utara tidak hanya meningkatkan infrastruktur tetapi juga menambah kunjungan wisatawan, pengurangan kemiskinan, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi sehinga ketimpangan wilayah dapat dikurangi.
“Sektor utara terus digenjot pertumbuhannya,” kata mantan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu ini.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Bupati Gunungkidul, Sunaryanta. Menurut dia, masih ada ketimbangan dalam sektor pembangunan.
Oleh karenanya, ada upaya pemerataan dengan fokus pengerjaan di sisi utara Gunungkidul. “Ketimpangan ini memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi. Jadi, kami terus berupaya melakukan pemerataan,” katanya.
Ia menambahkan, ketimpangan ini bisa dilihat dari tingkat kunjungan wisatawan yang masih didominasi wilayah selatan Gunungkidul. “Kalau dilihat dari potensi sebenanya di zona utara juga tidak kalah. Makanya, kami akan terus genjot perkembangannya,” kata Sunaryanta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investasi di Gunungkidul pada semester pertama 2026 mencapai Rp487,66 miliar atau 56,8% dari target investasi tahun ini.
Harianjogja.com,JOGJA—Dunia seni rupa Indonesia kembali berduka, salah satu tokoh maestro seni rupa Nasirun meninggal dunia di Rumah Sakit AMC Muhammadiyah Yogy
Paspor wajah Donald Trump laris manis! AS tambah 250.000 Patriot Passport di 28 kota mulai 8 Agustus. Cek cara dan lokasi pengajuannya.
Rehan/Gloria gagal ke final Taipei Open 2026 usai kalah dramatis dari wakil Jepang 17-21, 20-22. Indonesia tanpa gelar di Super 300 kali ini.
Harian Jogja meraih Media Brand Awards 2026 kategori Media Lokal Terbaik dari SPS, mempertegas komitmen menghadirkan jurnalisme berkualitas.
CEO Microsoft Satya Nadella peringatkan perusahaan: jangan terlalu andalkan AI! Data sensitif bisa bocor dan bisnis hancur. Simak saran lengkapnya